Libur panjang Imlek, Tol Cikampek macet parah
Kepadatan mulai terlihat kembali dari Cibitung sampai dengan gerbang tol Cikarang Utama karena antrean di gerbang tol. Kendaraan hanya bisa melaju paling cepat 15 kilometer per jam. Bahkan sesekali tersendat. Selanjutnya, kepadatan tampak dari Cibatu sampai dengan Karawang karena penyempitan jalur.
Situasi arus lalu lintas di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek mengarah ke Cikampek mengalami kemacetan parah menjelang pada Kamis (15/2) malam. Kepadatan karena meningkatnya volume kendaraan yang hendak mudik libur panjang Imlek 2018.
Berdasarkan pengamatan merdeka.com melalui CCTV di sentra komunikasi PT. Jasa Marga Tol Jakarta-Cikampek pukul 20.30 Wib, kepadatan mengarah ke Cikampek terpantau sejak dari Halim Perdana Kusuma sampai dengan kilometer 12.
Penyebab kemacetan itu karena ada genangan di kilometer 12 lantaran drainase terpengaruh proyek LRT. Sementara hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak siang tadi mulai pukul 11.00-14.00 Wib. Pukul 20.30 Wib, genangan mulai surut. Akibat genangan itu, satu lajut paling kanan tak bisa dilintasi kendaraan. Sehingga, otomatis terjadi penyempitan jalur mengarah ke Cikampek.
Kepadatan mulai terlihat kembali dari Cibitung sampai dengan gerbang tol Cikarang Utama karena antrean di gerbang tol. Kendaraan hanya bisa melaju paling cepat 15 kilometer per jam. Bahkan sesekali tersendat. Selanjutnya, kepadatan tampak dari Cibatu sampai dengan Karawang karena penyempitan jalur.
AVP Corporate Communication PT. Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru dalam keterangannya mengatakan, bahwa puncak arus mudik libur panjang Imlek diprediksi terjadi malam ini. Lalu lintas kendaraan meninggalkan Jakarta via tol Jakarta-Cikampek diperkirakan meningkat hingga 4,29 persen.
"Lalu lintas normal sekitar 78.000, puncak arus mudik diprediksi mencapai 74.785," kata Dwimawan, Kamis (15/2).