Libur Imlek, Penumpang Kereta Api di Daop 6 Yogyakarta Melonjak
Jika dikalkulasikan kenaikan penumpang berkisar 2.000 hingga 2.900 orang. PT KAI Daop 6 Yogyakarta sudah memprediksinya karena momen libur panjang mendorong banyak orang bepergian, termasuk pulang kampung atau bertemu keluarga.
Libur Tahun Baru Imlek 2021 yang memperpanjang akhir pekan dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian, di antaranya menggunakan kereta api. PT KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat kenaikan jumlah penumpang mencapai 50 persen pada 3 hari libur itu.
“Libur panjang Imlek selama 3 hari kemarin memang berdampak pada naiknya penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta. Kenaikan tercatat sebanyak 50 persen dibandingkan hari biasa," ujar Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Supriyanto, Senin (15/2).
Menurut dia, jika dikalkulasikan kenaikan penumpang berkisar 2.000 hingga 2.900 orang. Pihaknya sudah memprediksinya karena momen libur panjang mendorong banyak orang bepergian, termasuk pulang kampung atau bertemu keluarga.
"Pada libur panjang Natal dan Tahun Baru lalu juga terjadi kenaikan. Kenaikannya sampai 5.000 orang," paparnya.
Supriyanto menyebut, kenaikan penumpang signifikan terjadi pada kereta rel listrik (KRL) Solo-Yogyakarta. Penumpang umumnya turun di Stasiun Tugu Yogyakarta.
Sementara itu di Stasiun Solo Balapan pada Senin (15/2) mulai melayani pemeriksaan GeNose C19 untuk deteksi Covid-19 sebagai syarat naik kereta api jarak jauh. Penumpang sangat antusias dengan layanan baru tersebut.
Baca juga:
268 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabodetabek Usai Libur Imlek
Menpan RB akan Koordinasi dengan Menko PMK Bahas Evaluasi Libur dan Cuti 2021
Jasa Marga Perkirakan 154.079 Kendaraan Masuk Jakarta: Puncak Arus Balik
MenPAN-RB Minta ASN Kerja Produktif dan Patuh Prokes Usai Cuti Tahun Baru Imlek
Libur Panjang Saat Pandemi, Ragunan Tutup, Ancol & TMII Tetap Buka untuk Umum
Tercatat 264.000 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek saat Libur Imlek 2021