Lewat PKH, Idrus Marham targetkan kurangi angka kemiskinan hingga 10 %
Agar target tercapai, kata dia, pihaknya akan mengawal penyaluran bantuan tepat sasaran, jumlah, jadwal, dan manfaat yang ditentukan. Salah satu cara yang digunakan dengan mekanisme non tunai sehingga masing-masing penerima memiliki buku tabungan.
Menteri Sosial Idrus Marham optimis bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dapat mengurangi angka kemiskinan hingga 10 persen di tahun 2018. Pemerintah menargetkan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH tahun ini mencapai 10 juta orang.
"Bansos PKH untuk meningkatkan kesejahteraan KPM, berkontribusi pengurangan angka kemiskinan dan ketimpangan. Kita targetkan angka kemiskinan di kisaran 9,5 sampai 10 persen," ungkap Idrus saat penyerahan dana PKH dan KIP di Palembang, Senin (22/1).
Agar target tercapai, kata dia, pihaknya akan mengawal penyaluran bantuan tepat sasaran, jumlah, jadwal, dan manfaat yang ditentukan. Salah satu cara yang digunakan dengan mekanisme non tunai sehingga masing-masing penerima memiliki buku tabungan.
"Selain untuk mencegah penyimpangan, non tunai juga untuk membiasakan perilaku menabung, tidak menghabiskan semua bantuan ketika cair," ujarnya.
Dijelaskan dia, PKH tahap pertama akan dicairkan pada Februari 2018 dengan jumlah bantuan sebesar Rp 500.000 per orang. Adapun total bansos PKH yang diberikan pemerintah senilai Rp 1.890.000 yang diberikan dalam empat tahap.
Bansos PKH yang diperuntukkan bagi Provinsi Sumsel sejumlah Rp 1,3 Triliun. "Jangan dipakai membeli pulsa dan rokok. Kalau ketahuan untuk beli itu (pulsa dan rokok) maka akan langsung dicabut," ujarnya.
Baca juga:
Potret miris keluarga miskin Yaman bertahan hidup dari makanan di tempat sampah
Bos Bappenas beberkan cara ampuh mengentaskan kemiskinan di Indonesia
JK heran APBD Papua tinggi tetapi tak digunakan untuk atasi kemiskinan
Didemo berhari-hari, Tunisia akhirnya kucurkan dana Rp 937 miliar buat warga miskin
Anies miris masih ada tiga juta penduduk DKI gajinya di bawah Rp 3 juta
Anies miris masih ada tiga juta penduduk DKI gajinya di bawah Rp 3 juta