LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Lewat Medsos, Gus Ipul langsung ungkapkan rasa keprihatinan ledakan bom di Surabaya

Lewat instagram, gusipul_id Calon Gubernur nomor urut dua ini menyampaikan kecaman terhadap aksi terorisme.

2018-05-13 12:33:45
Gus Ipul - Puti Guntur
Advertisement

Aksi teroris yang meledakan tiga gereja di Surabaya membuat Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur, Saifullah Yusuf prihatin. Wakil Gubernur Jawa Timur ini langsung mengecam aksi teroris yang melakukan bom bunuh diri dengan menewaskan sembilan orang di Gereja.

Keprihatinan Gus Ipul panggilan Saifullah Yusuf terhadap ledakan bom di Gereja Santa Clara Jalan Ngagel Jaya Utara, Gereja GKI Jalan Diponegoro dan Gereja Pantekosta Jalan Arjuno dilakukan melalui Media Sosial (Medsos).

Lewat instagram, gusipul_id Calon Gubernur nomor urut dua ini menyampaikan kecaman terhadap aksi terorisme. “Terorisme tidak akan menyelesaikan maslaah dan tidak akan menang di Jawa Timur. Jawa Timur Kabeh Sedulur, bersama melawan terorisme,” kata Gus Ipul.

Advertisement

Gus Ipul mengatakan, warga Jawa Timur sejak dulu sudah terkenal dengan keguyubannya. Semua masalah selesai dengan cangkrukan. Yang kuat melindungi yang lemah, yang lemah mendoakan yang baik. Di Jatim ini kabeh sedulur, semua orang bersaudara. Jadi dimanapun orang Jawa Timur bertemu akan mengangkat persaudaraan.

Surabaya, lanjut dia, merupakan kota yang menjadi simbol utama keguyuban. Sekarang teroris berusaha merusak, mengacak-acak tatanan yang sudah dijaga sejak kakek buyut yang memperjuangkan kemerdekaan. "Kita nggak akan terprovokasi, nggak akan takut melawan teroris, karena kita semua kabeh sedulur," ungkap Gus Ipul.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung mengatakan, saat ini aksi bom bunuh diri membuat masyarakat resah. Dari informasi sementara, korban yang tewas sebanyak sembilan orang dari kabar awal sebanyak delapan orang. Jumlah ini dimungkinkan akan bertambah, karena ada sekitar 40 orang yang terkena ledakan aksi bom bunuh diri masih di rumah sakit.

Advertisement

"Pertama tadi korban tewas delapan, sekarang satu meninggal di Rumah Sakit Dr Soetomo, jadi ada sembilan yang meninggal," katanya.

Kepolisian, ungkap dia, melakukan duka cita yang sedalamnya, dilokasi masih ada mayat yang belum bisa diangkut karena masih dilakukan identifikasi. Tempat Kejadian Perkara (TKP) masih terus disisir, untuk mengetahui kemungkinan-kemungkinan yang terjadi setelah ledakan ini.

Frans menjelaskan bom tidak meledak secara bersamaan. Ada selang waktu beberapa menit dari bom yang meledak di tiga Gereja tersebut. "Tidak berbarengan. Ada yang meledak jam 07.30 WIB, ada yang 07.40 WIB. Ada space waktu ledakan," ujarnya.

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.