LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Lewat bahasa sansekerta, Guntur minta Soekarnois bersatu menangkan Puti

Putra Soekarno, Mohammad Guntur Soekarno Putra turun secara langsung untuk menyerukan kemenangan bagi pasangan calon (paslon) nomor urut dua.

2018-05-12 16:57:31
Gus Ipul
Advertisement

Pencalonan Puti Guntur Soekarno memiliki dampak yang besar di kalangan masyarakat Jawa Timur. Putra Soekarno, Mohammad Guntur Soekarno Putra turun secara langsung untuk menyerukan kemenangan bagi pasangan calon (paslon) nomor urut dua.

"Saya minta jangan lengah, karena banyak pihak-pihak yang menghendaki pilkada Jawa Timur tidak berjalan sukses," kata Guntur Soekarno Putra dengan nada suara lantang dan serak di Grand City, Surabaya, Sabtu (12/5).

Untuk itu, ujar Guntur, dalam penghadapi pilkada ini semua orang harus bekerjasama untuk mengamankan proses pilkada. Yang lebih penting, lanjut dia, habisi provokator-provokator yang ingin menjadikan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur bermasalah. Segera bergandeng tangan untuk memenangkan pasangan calon nomor urut dua, karena paslon nomor urut dua merupakan cerminan bagaimana nasionalis dan Islam bersatu untuk memimpin Jawa Timur.

Advertisement

Islam dan Nasionalis, ungkap Putra Sulung Bung Karno ini, memiliki sejarah yang sangat panjang. Bersatunya kedua kekuatan ini mencerminkan kebesaran negara Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila. Untuk itu, antara Islam dan Nasionalis sebenarnya kekuatan yang sangat besar jika melaksanakan komitmen bersama untuk berjuang.

"Jangan mau dipecah antara Islam dan Nasionalis," tegas Guntur.

Persatuan Islam dan Nasionalis ini, papar Guntur, saat ini tercipta pada pasangan calon nomor dua, yakni adanya keberadaan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dengan Puti Guntur Soekarno yang mewakili nasionalis. Mereka bersatu untuk berjuang dan membuat Jawa Timur menjadi lebih baik.

Advertisement

"Paslon nomor dua ini ditandai dengan adanya Gus Ipul dan anakku Puti. Keduanya memberi gambaran adanya kekuatan nasionalis dan Islam," jelas dia.

Sebagai upaya untuk membangkitkan persatuan kedua golongan ini, Guntur mengaku sengaja mengadakan acara ini dengan tujuan untuk mengetes, apakah betul-betul sudah bersatu dan seberapa besar kekuatannya. Untuk membangkitkan suara soekarnois, Guntur juga mengutarakan falsafah dari bahasa sansekerta ‘Karnanye Evani Karaste Tema Palaysia Kardatanya’ yang memiliki arti, kerjakan tugasmu tanpa menghitung untung dan ruginya.

Falsafah ini ditegaskan Guntur menjadi sebuah intruksi supaya Barisan Soekarno melaksanakan tugas untuk memenangkan paslon nomor urut dua pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang. Ia minta supaya penggemar Soekarno melaksanakan tugas dan maju terus menerus tanpa mempertimbangkan keuntungan dan kerugian yang diperoleh.

"Laksanakan tugasmu tanggal 27 Juni tanpa menghitung untung dan rugi. Maju terus pantang mundur, sekali lagi jangan pikirkan keuntungan dan kerugian," pesan dia.

(mdk/hrs)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.