Letusan Gunung Kelud menggelegar, pasien RS berhamburan
Letusan Gunung Kelud di Jawa Timur, terdengar keras di Kota Solo dan sekitarnya.
Letusan Gunung Kelud di Jawa Timur, terdengar keras di Kota Solo dan sekitarnya. Dentuman keras terdengar seperti petir mulai jam 22.50 WIB hingga sekitar pukul 23.00 WIB.
Bahkan suara menggelegar terdengar tanpa berhenti hingga 15 menit. Akibat kejadian tersebut, warga Solo, Sukoharjo, Karanganyar dan sekitarnya berhamburan keluar rumah.
"Tadi saya dengar suara menggelegar, berkali-kali. Terus saya bangun keluar rumah, takut. Saya kira mau hujan, suaranya menggelegar seperti petir," ujar Sri Hartati (45) warga Desa Menuran, Sukoharjo.
Hingga pukul 00.07 WIB, warga masih tidak berani masuk ke rumah. Lantaran suara dentuman masih sesekali terjadi.
"Saya takut mas mau masuk rumah. Tadi pas meletus, suaranya menakutkan, kaca rumah saya bergetar. Saya kira tadi gempa," kata Parwito (37), warga Gentan, Baki, Sukoharjo.
Suasana mencekam juga terjadi di RS Dr Oen Solo Baru. Beberapa pasien dan keluarga yang menjaga sempat berhamburan keluar, karena ketakutan.
"Saya kira gempa tadi, pasien dan penunggu takut. Kami berlarian keluar," ucap Ramelan (51), salah satu pasien VIP di rumah sakit tersebut.
Sementara itu Humas Palang Merah Indonesia (PMI) Solo, Sumartono Hadinoto mengatakan, beberapa warga melaporkan adanya suara keras yang mengakibatkan kaca pintu dan jendela bergetar. Getaran tersebut terasa di wilayah Pajang, Solo Baru, Sukoharjo dan Karanganyar.
Menanggapi bencana yang terjadi di Jawa Timur tersebut, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan PMI Kediri, terkait pengiriman bantuan.
"Yang pasti kalau PMI Solo siap membantu sekiranya dibutuhkan. Kita monitor situasi dan besuk kita coba koordinasi dengan teman2 PMI Kediri," pungkasnya.(mdk/ian)