Letkol Firman yang kecelakaan, pilot kedua terbaik TNI AU
Letkol Firman dikenal sebagai pilot berpengalaman. Dia sudah mencatat rekor lebih dari 2.000 jam terbang dengan F-16.
Pesawat F-16 TNI AU mengalami kecelakaan dan terbakar di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Pesawat nahas tersebut dipiloti Letkol Pnb Firman Dwi Cahyono.
Letkol Firman dikenal sebagai pilot berpengalaman. Dia sudah mencatat rekor lebih dari 2.000 jam terbang dengan F-16 beberapa waktu lalu. Nama panggilannya adalah 'Foxhound'.
Ayah tiga anak tersebut, merupakan alumnus AAU tahun 1996. Begitu lulus Sekolah Penerbang angkatan 56 tahun 1998, Letkol Pnb Firman yang lahir di Surabaya 39 tahun yang lalu, langsung menjadi penerbang tempur di Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi.
Kepala Staf TNI AU Marsekal Agus Supriatna juga menyebut Firman sebagai pilot yang berprestasi. Dia mengenal baik sosok Firman sebagai muridnya sendiri.
"Firman itu murid saya. Pada saat itu saya komandan skuadronnya. Profilnya itu kedua terbaik," kata Marsekal Agus, Kamis (16/4).
Saat ini Firman sedang dirawat di RS Halim. Pilot tersebut sudah mendapatkan perawatan. Kasau menyebut Firman hanya mengalami luka bakar di tangan.
"Kalau mau jenguk sama-sama ayo," tutup Kasau.(mdk/ian)