Lepas tangan pemblokiran situs Islam, Kepala BNPT dicecar Komisi III
Komjen Saud Usman mengaku hanya mengusulkan melakukan pemblokiran ke Kemenkominfo melalui Ditjen Aptika.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Saud Usman membantah telah melakukan pemblokiran terhadap situs-situs Islam yang dianggap menyebarkan paham radikalisme. Bahkan, dia menyebut tidak mengetahui apakah situs tersebut berlandaskan agama Islam.
"Kami tidak pernah memblokir situs yang bermuatan negatif. Kami juga tidak memblokir situs Islam, atau situs apapun, di sosial media," kata Komjen Pol Saud Usman Nasution dalam rapat kerja dengan Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/4).
"Kami tidak tahu mana yang situs Islam, mana yang tidak. Ini kan di dunia maya," lanjut dia.
Dia bersikeras hanya mengusulkan melakukan pemblokiran ke Kemenkominfo melalui Ditjen Aptika. Menurut dia, keputusan untuk melakukan pemblokiran berada di tangan Ditjen Aptika sepenuhnya, sehingga ia pun terkesan lepas tangan soal pemblokiran ini.
"Silakan diblokir atau dihapus dengan mekanisme yang ada," kata dia.
Anggota Komisi III Muslim Ayub merasa heran dengan pengakuan Saud Usman itu. Menurut dia, walaupun mengaku hanya mengusulkan, tetapi kaidahnya tetap saja memiliki peran dalam pemblokiran 19 situs Islam itu.
"Memang itu bukan tugas bapak. Itu Kominfo. Tapi bapak yang mengusulkan, Kominfo yang menghapus. Sama saja itu namanya (blokir)," ketusnya.
Baca juga:
Komisi III DPR minta BNPT usut situs Kaskus jual kaus bersimbol ISIS
Salah kaprah menafsir arti khilafah
Menjegal kampanye situs ISIS
Teror 'hantu' ISIS dari dunia maya
Pemilik arrahman.com tagih janji pemerintah cabut blokir situs
Normalisasi situs Islam tergantung rekomendasi tim panel
Pengelola sebut SBY tak pernah utak atik situs Islam