Lepas jabatan Rais Aam, Ma'ruf Amin pamit ke pengurus PBNU Yogyakarta
Di depan warga NU di DIY, selain berpamitan cawapres nomor urut 01 ini juga meminta dukungan dalam pelaksanaan Pilpres 2019.
KH Ma'ruf Amin bertemu dengan pengurus dan anggota NU di DIY. Dalam pertemuan tersebut, Ma'ruf berpamitan dari jabatan Rais Aam PBNU di depan pengurus dan anggota NU di DIY.
Ma'ruf mengatakan dirinya berpamitan sebagai Rais Aam PBNU karena telah menjadi cawapres Jokowi di Pilpres 2019.
"Saya pamit pada para kiai. Tadinya adalah Rais Aam PBNU, terpaksa saya harus dari (mundur dari) PBNU karena saya dicalonkan, jadi saya mohon pamit," ujar Ma'ruf di Hotel Tentrem, Minggu (14/10).
Di depan warga NU di DIY, selain berpamitan cawapres nomor urut 01 ini juga meminta dukungan dalam pelaksanaan Pilpres 2019. Ma'ruf menuturkan yakin warga NU di DIY akan mendukungnya di Pilpres 2019.
"Kalau tadi saya lihat ya tidak ada yang tidak mendukung. Semuanya mendukung, mendoakan saya, dan mendukung saya," ungkap Ma'ruf.
Ma'ruf menegaskan jika dirinya maju sebagai cawapres bukan karena kepentingan politik praktis semata tetapi lebih pada politik kebangsaan. Ma'ruf menyebut hingga saat ini dirinya bukanlah anggota parpol tertentu.
"Saya kan diminta membantu presiden dalam rangka bagaimana ikut menata mengatur negara. Bukan politik praktis itu, tapi politik kenegaraan," tutup Ma'ruf.
Baca juga:
Silaturahmi ke rumah Cak Nun, Ma'ruf minta restu dan saran membangun Indonesia
Sebagai santri, Cak Imin banggakan keberhasilan jadikan Ma'ruf Cawapres
Berkunjung ke Ponpes Krapyak, Ma'ruf Amin diminta tak tinggalkan keulamaannya
Yenny Wahid ajak Mahfud Md dukung Jokowi, begini tanggapan Ma'ruf Amin
Ma'ruf: Kita jangan bawa isu agama, masyarakat Indonesia itu plural
Senang salaman dengan Ma'ruf Amin, santri Ponpes Krapyak bilang 'Berkah Kiai'