LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ledakan pertama di Pasuruan akibat bom dikira mainan oleh anak pelaku

Kini, ia harus menanggung akibat perbuatan si ayah yang nekat merakit bom di dalam rumah kontrakannya. Bocah yang belum diketahui namanya itu tengah berjuang melawan rasa sakit akibat luka bakar yang dialaminya.

2018-07-06 15:36:07
Ledakan Pasuruan
Advertisement

Kapolda Jawa Timur Irjen Machfud Arifin mengungkap asal muasal ledakan pertama yang terjadi di Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (5/6) kemarin. Rupanya, bom ikan itu dikira mainan oleh anak Anwardi, penghuni sekaligus pelaku yang kini diburu polisi.

"Hasil pengamatan polisi, ledakan pertama itu terjadi dengan sendiri. Sepertinya bom itu sempat dibuat mainan (dikira mainan), dan akhirnya meledak," ujar Machfud dalam keterangan resminya seperti dikutip merdeka.com dari Liputan6.com, Jumat (6/7).

Beruntung, bom tersebut mempunyai daya ledak rendah, meski suara yang dihasilkan cukup membuat warga sekitar kocar-kacir.

Advertisement

"Ledakan rendah meskipun suaranya kencang. Piring dan gelas di dekatnya tidak pecah. Hanya kaca jendela dan sebagian plafon runtuh. Itulah kenapa kami sebut bom ini berdaya ledak rendah," kata Machfud soal bom Bangil Pasuruan.

Anak pelaku ledakan di Pasuruan masih merintih kesakitan

Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun menjadi satu-satunya korban dalam insiden ledakan di Pasuruan, Jawa Timur. Bocah malang tersebut merupakan anak dari Anwardi, pelaku ledakan.

Advertisement

Kini, ia harus menanggung akibat perbuatan si ayah yang nekat merakit bom di dalam rumah kontrakannya. Bocah yang belum diketahui namanya itu tengah berjuang melawan rasa sakit akibat luka bakar yang dialaminya.

Ia masih dirawat secara intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Sakit kian menjadi manakala sang bocah terjaga.

Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin menuturkan korban menderita luka bakar pada bagian wajahnya. Kakinya juga robek.

"Tadi saya njenguk, dia sudah bangun. Dia nangis karena kesakitan. Lukanya ada di wajahnya dan kakinya, akibat ledakan yang sudah berhasil kita identifikasi. Bahwa ledakan itu yang tidak terlalu besar atau termasuk low explosive," kata Machfud, usai menjenguk korban.

Bersama Soekarwo Gubernur Jatim dan Mayjen TNI Arif Rahman Pangdam V/Brawijaya, Machfud mengunjungi korban ledakan bom Bangil Pasuruan yang dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara karena tiga rumah sakit tidak mampu menanganinya, Kamis (5/7/2018) malam.

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Terduga pelaku bom Pasuruan mantan narapidana kasus terorisme bom sepeda Kalimalang
Pelaku ledakan bom di Pasuruan punya tiga identitas berbeda
Bom ikan di Pasuruan meledak sendiri saat dirakit Anwardi
Polisi pastikan ledakan di Pasuruan berasal dari bom ikan
Bom Pasuruan, Bamsoet ingatkan BIN deteksi potensi radikalisme
Ada ledakan di Pasuruan, Menko Darmin yakinkan tak lunturkan kepercayaan dunia

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.