LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ledakan di PT Aqua Prince Bali Lestari, 3 karyawan alami luka bakar

Awan (25), Ni Wayan Murtini (38) dan Novi Lianawati (25) harus dievakuasi ke RSUP Sanglah, Denpasar. Ketiganya adalah karyawan dari PT Aqua Prince Bali Lestari di Serangan, Denpasar Selatan, Bali.

2016-10-05 22:54:40
ledakan bom
Advertisement

Awan (25), Ni Wayan Murtini (38) dan Novi Lianawati (25) harus dievakuasi ke RSUP Sanglah, Denpasar. Ketiganya adalah karyawan dari PT Aqua Prince Bali Lestari di Serangan, Denpasar Selatan, Bali.

Ketiganya alami luka bakar serius akibat sebuah ledakan yang terjadi di dalam gedung perusahaan tersebut, Rabu (5/10) sekitar pukul 17.50 WITA.

‎"Dari keterangan saksi-saksi yang kami mintai keterangan, ledakan bersumber dari lantai 3 di kantor tersebut," kata anggota polisi yang bertugas di sektor Serangan.

Menurut kepolisian, salah seorang saksi atas nama I Nengah Budiasa (40), menuturkan saat peristiwa terjadi, dirinya tengah menerima telepon di lantai bawah kantornya. Tiba-tiba saja terdengar suara ledakan keras dari lantai 3.

‎"Saksi langsung ke luar halaman. Warga juga langsung berdatangan ke lokasi. Ledakannya cukup keras pak. Tiga orang karyawan yang terluka itu saat peristiwa terjadi tengah berada di lantai tiga," ujarnya.

Dia menjelaskan, lantai tiga di kantor itu terdiri dari dua kamar tidur dan satu dapur. Meski terdapat dapur, namun saksi menegaskan jika tidak ada tabung gas di sana.

‎Selain menyebabkan tiga korban luka bakar, ledakan itu juga menyebabkan kerusakan pada bangunan kantor PT Aqua Prince Bali Lestari di antaranya ‎plafon dan atap berlubang, jendela kaca jebol, pintu kayu pecah dan pintu alumunium jebol, AC dan kasur terbakar.

"Saat ini tim identifikasi Polresta Denpasar dan Polsek Densel masih di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)‎. Untuk penyebab masih kami lakukan penyelidikan," terang anggota polisi berpangkat Aipda itu.

Terkait hal ini, pihak kepolisian di wilayah sektor Denpasar Selatan enggan berkomentar.(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.