Bom di GKI Diponegoro, 1 ibu-ibu tewas, 2 dibawa ke RS
Bom di GKI Diponegoro, 1 ibu-ibu tewas, 2 dibawa ke RS. Polisi belum memastikan identitas dari ibu yang menjadi korban tewas tersebut.
Polda Jawa Timur menjelaskan ledakan di GKI Diponegoro, Surabaya, Jawa Timur mengakibatkan satu korban tewas. Korban merupakan seorang ibu-ibu. Dia belum memastikan identitas dari ibu yang menjadi korban tewas tersebut.
"Sementara ibu-ibu korban tewas dinyatakan sementara untuk di GKI Diponegoro," Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangerang saat dikonfirmasi, Minggu (13/5).
Selain itu, di GKI Diponegoro ada dua korban yang dilarikan ke rumah sakit. Sementara, untuk di Gereja Pantekosta di Jl Arjuno, Frans belum dapat memastikan apakah ada korban yang tewas. Dia menjelaskan di Gereja Pantekosta untuk data sementara ada tiga korban yang dilarikan ke rumah sakit.
"Korban belum kita identifikasi, 3 orang dibawa ke rumah sakit," ujarnya.
Dia mengatakan Polda Jawa Timur telah memerintahkan untuk menutup sementara seluruh gereja usai ledakan di tiga lokasi. Sebelumnya diberitakan, untuk ledakan di Gereja Santa Maria menyebabkan dua korban tewas. Satu merupakan pelaku bom dan satu merupakan jemaat.
Baca juga:
Pelaku bom bunuh diri di GKI Surabaya seorang ibu bawa 2 balita
Korban bom di GPPS Arjuno: 1 Dalam mobil, 2 diduga jemaat & 1 pejalan kaki
Kapolda Jatim duga ledakan di Surabaya imbas kerusuhan Mako Brimob
Gubernur Jawa Timur: Kita tidak takut, kita harus lawan!
Erick Thohir: Ledakan bom di Surabaya tak pengaruhi Parade Asian Games 2018
Polisi duga masih ada bom aktif di dalam mobil dekat GPPS Arjuno