Lebaran ke-2, puluhan bocah hilang di Kebun Binatang Ragunan
"Tapi semuanya sudah bertemu dengan orang tuanya," kata Wahyudi di Pusat Informasi Kebun Binatang Ragunan, Jakarta.
Saban libur lebaran Idul Fitri atau tahun baru ada saja yang terjadi pada saat di Kebun Binatang Ragunan, Jakara Selatan. Unit Pengelola (UP) Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang mengatakan bahwa anak yang terpisah dari orang tua lantaran padatnya pengunjung yang mendatangi Kebun Binatang Ragunan.
"Jumlah anak yang terpisah hari ini 23 orang, kemarin cuma satu orang. Tapi semuanya sudah bertemu dengan orang tuanya," kata Wahyudi di Pusat Informasi Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, Sabtu (18/7).
Untuk anak tidak hilang, kata dia orang tua harus memperhatikan imbauan dari pihak petugas Kebun Binatang Ragunan yang sudah dipasang setiap sudut dinding. Bahkan pusat informasi sudah memberikan imbauan melalui pengeras suara agar anak tak terpisah dari orang.
"Titik rawan sekitar daerah kereta keliling, stand boneka, area buaya, dan rumah kaca. Setiap tikungan ada tulisan imbauan rawan anak terpisah dari orang tua," kata dia.
Lebih jauh, dia mengakui anak yang terpisah dari orang tua lebaran hari kedua tahun 2014 sekitar ratusan bocah. Hal itu disebabkan jumlah pengunjung yang membludak sekitar ratusan ribu orang yang mendatangi Kebun Binatang Ragunan.
"Masalah kriminal copet musiman kami juga imbau sering terjadi kecopetan. Kami sudah imbau semuanya tapi tetap saja terjadi," tukas dia.