Layang-layang bikin repot kegiatan penerbangan di Jambi
Pilot kerap mengeluh saat hendak mendarat dan lepas landas gara-gara layang-layang berukuran besar.
Pihak pengelola Bandara Sultan Thaha Syaifudin (STS) Jambi mengeluhkan warga kerap bermain layang-layang di sekitar bandara. Sebab mereka dianggap mengganggu aktivitas penerbangan di daerah itu.
Koordinator Pos Bandara STS Jambi, Agustinus, di Jambi, Jumat (24/7), mengatakan, pihaknya sering mendapat keluhan dari sejumlah pilot hendak mendarat maupun lepas landas di bandara itu.
"Ini berdampak negatif bagi aktivitas di bandara karena akan mengganggu aktivitas penerbangan, kita sering dengar keluhan dari pilot," kata Agustinus, seperti dilansir dari Antara.
Dikatakan Agustinus, permainan layang-layang di sekitar kawasan bandara merupakan hal berbahaya. Sebab jika layang-layang masuk ke dalam baling-baling pesawat, maka bisa merusak seketika dan mengakibatkan mesin kehilangan daya, serta akan berdampak kepada keselamatan penerbangan.
"Ini bisa mengancam keselamatan penumpang juga. Makanya masalah ini seharusnya tidak terjadi," ujar Agustinus.
Untuk mengatasi hal itu, pihak otoritas bandara juga telah melakukan patroli dengan mengelilingi kawasan perkampungan warga berada di sekitar bandara.
"Kita sudah memberikan imbauan kepada warga. Semoga mereka bisa memahami situasi ini. Apalagi saat ini jadwal penerbangan sedang padat," ucap Agustinus.
Sementara itu, Kepala Pelayanan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Bandara Jambi, Misdi, meminta sejumlah warga, terutama anak-anak, tidak bermain layang-layang didekat kawasan bandara.
"Apa lagi layang-layang yang mereka mainkan sekarang berukuran besar. Takut nanti mengganggu aktivitas penerbangan terutama bagi pilot yang ingin mendarat," kata Misdi.
Misdi juga meminta masyarakat setempat bersama-sama menjaga supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Sebab, pihak maskapai juga mengeluhkan hal itu.(mdk/ary)