LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Layanan IGD RSUD AW diungsikan karena gedung retak, keluarga pasien bingung

Direktur RSUD AW Sjahranie Samarinda dr Rachim Dinata memastikan, pelayanan IGD, terus berlanjut meski dipindahkan ke Paviliun Sakura sementara waktu.

2018-02-17 08:01:00
rumah sakit
Advertisement

Manajemen RSUD AW Sjahranie Samarinda, Kalimantan Timur, memindahkan layanan gawat darurat, dari gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang mengalami keretakan, ke gedung perawatan paviliun Sakura. Hal itu membuat sejumlah pasien dan keluarga pasien kebingungan.

Pantauan merdeka.com di lokasi di sekitar gedung IGD yang sudah dikosongkan itu dari sekitar pukul 23.00 Wita, Jumat (16/2) malam, belum ada plang maupun spanduk pemberitahuan, pelayanan IGD dipindahkan ke Paviliun Sakura. Minimnya informasi, membuat pasien dan keluarga pasien kebingungan.

"Ini ruang IGD pindah ke mana ya? Saya mau cek keponakan saya mau melahirkan tadi," kata Supriyadi, warga Samarinda Utara, kepada merdeka.com, di depan gedung IGD, Sabtu (17/2) dini hari.

Advertisement

Supriyadi datang menggunakan motor, membonceng istrinya. Merdeka.com mencoba menginformasikan, sementara pelayanan IGD dipindah ke Sakura disebabkan keretakan gedung. "Terimakasih informasinya mas," kata Supriyadi seraya berjalan ke Paviliun Sakura.

Tidak hanya Supriadi, setidaknya ada 3 mobil keluarga pasien yang terlihat kebingungan melihat ruang IGD bertutup spanduk dan terlihat lengang. Sementara sebaliknya, di ruang sementara IGD di paviliun Sakura, terlihat lalu lalang petugas medis.

Direktur RSUD AW Sjahranie Samarinda dr Rachim Dinata memastikan, pelayanan IGD, terus berlanjut meski dipindahkan ke Paviliun Sakura sementara waktu.

Advertisement

"Pelayanan tetap berjalan Pak, tidak terhenti. Kita pindahkan tempat pelayanan sementara, supaya pasien bisa tetap tenang ya," demikian Rachim.

Diketahui, keretakan gedung IGD RSUD AW Sjahranie Samarinda terjadi Jumat (16/2) malam, sekira pukul 20.30 Wita. Perawat dan pasien yang dirawat sempat panik. Akhirnya, pasien dipindahkan satu per satu ke gedung paviliun Sakura. Manajemen rumah sakit memastikan tim Dinas PU Provinsi Kalimantan Timur segera mengaudit bangunan IGD. Sejauh ini, belum diketahui jelas penyebab keretakan itu.

Baca juga:
Gedung IGD RSUD AW Sjahranie retak, pasien & alat medis diungsikan
Ngeri, gedung di Taiwan ini miring usai diguncang gempa 6,4 SR
Banyak proyek infrastruktur roboh, Ombudsman pertimbangkan lakukan investigasi
Atap kantin SMKN 3 Kota Tangerang tiba-tiba runtuh, 5 pelajar terluka
Loteng kelas roboh, puluhan siswa tertimpa, 1 guru dilarikan ke RS

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.