Lapas Salemba rusuh, napi saling tusuk di lapangan Futsal
Yusnandi alias Boncel dengan dua luka tusuk di punggung dan Suwandi satu luka tusukan di punggung bagian kanan.
Kerusuhan antar narapidana terjadi di Lapas Salemba, Jakarta Pusat. Akibat kejadian ini dua narapidana mengalami luka serius akibat ditusuk menggunakan gunting.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, keributan yang terjadi di Lapas Salemba tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB tadi pagi. Keterangan ini berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Kalapas Salemba Taufiqurahman yang menyebut keributan tersebut terjadi Kamis (23/5).
Menurut Rikwanto, keributan tersebut terjadi antara kelompok Palembang dan kelompok Barpus. "Keributan antara kelompok Palembang dan kelompok Barpus di dalam Lapas Salemba, di lapangan Futsal," ujar Rikwanto, Jumat (24/5).
Menurut Rikwanto, akibat perang antar kelompok tersebut, dua orang mengalami tuka tusuk serius. Keduanya adalah Yusnandi alias Boncel dengan dua luka tusuk di punggung dan Suwandi satu luka tusukan di punggung bagian kanan.
"Kronologis kejadian sekira pukul 10.00 WIB, Cholil ditusuk oleh seseorang sesama napi di Lapas tapi tidak diketahui identitasnya. Kemudian kelompok Palembang dan kelompok Barpus (Pengiriman barat dan pusat) melakukan perundingan dan mediasi. Namun pada saat mediasi saudara Junaidi menusuk dengan gunting terhadap saudara Suwandi sehingga terjadi keributan," ujar Rikwanto.
Kini kedua korban sudah dirujuk ke rumah sakit. Situasi pun kini sudah kembali kondusif.(mdk/hhw)