Lapak barang bekas di Serpong terbakar, warga sempat mengira petasan
Lapak barang bekas milik M Hasan warga Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan ludes terbakar, Rabu (23/5) dini hari tadi. Sekira satu jam, api baru berhasil dipadamkan, namun pagi ini aliran listrik PLN masih dipadamkan.
Lapak barang bekas milik M Hasan warga Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan ludes terbakar, Rabu (23/5) dini hari tadi. Sekira satu jam, api baru berhasil dipadamkan, namun pagi ini aliran listrik PLN masih dipadamkan.
Komandan Kompi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangsel Imam Mufid menduga kebakaran disebabkan korsleting yang berasal dari lapak barang bekas tersebut.
"Sementar warga kami minta menurunkan sikring listrik, sambil menunggu petugas PLN untuk memutus arus dari lapak yang terbakar," kata Imam di lokasi.
Dugaan korsleting diperkuat dari keterangan saksi yang juga pekerja lapak pengepul barang bekas tersebut. "Titik api muncul dari kabel listrik di atas kanopi rumah pemilik lapak," ucapnya.
Dari kejadian tersebut dipastikan pemilik lapak mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu.
Yeri saksi mata di lokasi mengatakan, sebelumnya sempat terdengar beberapa kali ledakan. Tak lama berselang muncul percikan api dari kabel listrik.
"Saya kira itu suara anak-anak bermain petasan, tapi kemudian ada yang berteriak kebakaran, kami dari warga akhirnya berusaha memadamkan api secara manual. Karena beberapa kali kesulitan menghubungi dinas pemadam kebakaran," ucap Yeri.
Baca juga:
Warga masih mencari sisa harta di lokasi kebakaran Pondok Bambu
Mensos Idrus kunjungi posko pengungsian korban kebakaran di Jaktim
Polisi sebut bocah yang tewas kebakaran di Duren Tiga karena ingin selamatkan sepeda
Kebakaran warteg di Duren Tiga, bocah 10 tahun jadi korban tewas
Warteg dan lima bangunan di Duren Tiga terbakar, bocah 10 tahun tewas