Laode soal Seleksi Capim KPK: Lulus Alhamdulillah, Enggak Lulus Alhamdulillah
Perasaannya itu dikarenakan Laode sudah mengetahui dinamika dan kesulitan menjadi pimpinan KPK. "Karena sudah tahu rasanya susah kerja di KPK," ujarnya.
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif, mengungkapkan perasaannya mengenai seleksi capim KPK sedang dijalaninya. Laode mengaku tidak ngoyo atau ngotot untuk lolos ke tahap selanjutnya.
"Saya tidak optimistis, tidak pesimistis. Jadi ya biasa saja. Lulus alhamdulillah, enggak lulus alhamdulillah juga," ujar Laode di Gedung Lemhanas, Jakarta Pusat, Kamis (8/8).
Laode mengaku tetap bersyukur apabila nanti lolos maupun tidak lolos. Perasaannya itu dikarenakan Laode sudah mengetahui dinamika dan kesulitan menjadi pimpinan KPK.
"Karena sudah tahu rasanya susah kerja di KPK," ujarnya.
Terkait tahapan seleksi yang sedang dijalaninya, Laode mengaku tidak menemui kendala berarti.
"Cuma dulu enggak ada wawasan kebangsaan. Wawasan kebangsaan ini misalnya bagaimana meletakkan hubungan KPK dengan kelembagaan pemerintahan yang lain," ucapnya.
Diketahui, pada tahap tea profile assessment hari ini, setiap peserta menuliskan apa saja yang akan dikerjakan apabila terpilih menjadi pimpinan KPK. Untuk hari kedua profile assessment, Jumat (9/8/2019) gagasan yang dituliskan itu akan didiskusikan di antara sesama capim.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Capim KPK dari Polri Kritik Kewajiban LHKPN: Rezeki Orang Kok Mau Diatur UU, Ngarang
Pansel Libatkan 8 Lembaga Telusuri Rekam Jejak 40 Capim KPK
Hari Ini, Pansel Gelar Tes Profile Assessment 40 Peserta Capim KPK
Pansel KPK Kumpulkan Rekam Jejak Pati Polri untuk Uji Wawancara
Capim KPK Jalani Tes Profile Assessment di Lemhanas
Abraham Samad Nilai KPK Bisa Hancur Kalau Capim Diisi Pencari Kerja Tak Berintegritas
Hasil Seleksi 40 Capim KPK Dikritik, Pansel Tegaskan Bukan Alat Pemuas ICW