Lantik 577 PNS Baru, Bupati Bogor Sebut PNS Lama Susah Diatur
Bupati Bogor, Ade Yasin berharap banyak pada 577 PNS anyar yang baru dilantik dan diambil sumpahnya di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (27/1). Menurutnya, PNS baru lebih mudah diarahkan dibanding PNS lama.
Bupati Bogor, Ade Yasin berharap banyak pada 577 PNS anyar yang baru dilantik dan diambil sumpahnya di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (27/1). Menurutnya, PNS baru lebih mudah diarahkan dibanding PNS lama.
"Soal kedisiplinan yang utama. PNS baru harusnya lebih rajin. Kalau PNS lama lebih sulit diatur. Soalnya itu sudah menjadi seperti budaya. Seperti keluyuran saat jam kerja," kata Ade.
Mereka yang dilantik, merupakan hasil seleksi CPNS 2018. Terdiri dari 451 pelamar umum dan 128 orang eks tenaga honorer Kategori 2 (K2) di Kabupaten Bogor.
"Dengan tenaga-tenaga segar ini, harusnya bisa lebih kencang dalam berlari. Asalkan jangan memilih-milih pekerjaan," tegasnya.
©2020 Merdeka.com/Rasyid Ali
Dia menegaskan, para abdi negara jangan sampai melakukan korupsi waktu bekerja. Dia menyebutnya mabal, yakni datang ke kantor hanya untuk melakukan absensi kemudian pergi keluar.
"Ada saya terima laporan. Jadi pas jam istirahat bawa kresek hitam, ngakunya belanjaan. Enggak tahunya isinya tas supaya bisa pulang. Atau ada yang tasnya disimpan di loker dan keluar pas jam istirahat bawa dompet saja terus enggak balik lagi. Jangan pikir saya nggak tahu lho," katanya.
Menurutnya, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus efisien dalam bekerja. Terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Kalau waktunya istirahat, ya istirahat. Jangan mencuri waktu saat kerja. Jangan alasan belum sarapan lah atau apa. Kalau jadi PNS untuk mereka yang sudah siap kerja bukan siap makan. Sebelum ke kantor makanya sarapan dulu," tegasnya.
(mdk/bal)