LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Lambat Saat Bekerja, Bunga Dipukul Pakai Pipa Hingga Gagang Sapu

Kapolsek Cengkareng, Jakarta Barat, Kompol Khoiri mengatakan, pihaknya mengamankan Ferddy setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. Di mana Bunga sering mendapatkan penganiayaan karena kerjanya.

2019-10-23 04:31:00
Penganiayaan PRT
Advertisement

Seorang majikan bernama Ferddy Burhan tega menganiaya asisten rumah tangganya sendiri bernama Afra Bunga Ambul. Penganiayaan ini dilakukan dikarenakan Bunga dinilai tak gesit dalam menyelesaikan pekerjaan.

Kapolsek Cengkareng, Jakarta Barat, Kompol Khoiri mengatakan, pihaknya mengamankan Ferddy setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. Di mana Bunga sering mendapatkan penganiayaan karena kerjanya.

"Pelaku baru datang dari luar kota, lalu melihat korban mengerjakan pekerjaan rumah dengan pelan-pelan, tidak cekatan," katanya dalam keterangannya, Selasa (22/10).

Advertisement

Dengan hal itu, pelaku menegurnya, karena dinilai lambat dalam bekerja. Saat itu, korban mengaku sedang tak enak badan. Namun, bukannya dibawa ke rumah sakit pelaku justru menganiaya.

"Ketika ditegur, korban beralasan sakit, namun pelaku malah marah-marah dan langsung memukuli korban dengan menggunakan pipa paralon air dan gagang sapu sehingga menyebabkan korban mengalami luka luka," jelas Khoiri.

Korban yang merasa dianiaya langsung menyelamatkan diri keluar dari rumah di Jalan Utama Raya, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Advertisement

"Korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari keluar rumah dan atas saran dari tetangga, akhirnya korban dan masyarakat datang ke Polsek Cengkareng untuk melaporkan kejadian tersebut," ujar Khoiri.

Atas laporan itu, pelaku berhasil diamankan. Khoiri menjelaskan, kalau penganiayaan itu sering terjadi bahkan korban sudah sembilan tahun tak dibayar gajinya.

"Jadi selama sembilan tahun, korban belum di gaji atau dibayar. Korban sering di aniaya oleh pelaku bila melihat pekerjaan korban dirasa kurang bersih atau kurang baik. Saat ini korban masih dalam perawatan medis," pungkasnya.

Baca juga:
Polisi Ungkap Kasus Penganiayaan Ninoy Karundeng
Polisi Pastikan Kasus Penganiayaan Ninoy Karundeng Bukanlah Rekayasa
Ini Peran 15 Tersangka Penculik dan Penganiaya Ninoy Karundeng
Baru Pulang dari Luar Kota, Majikan Langsung Aniaya Pembantu
Motivator Agus Setiawan Mengaku Khilaf Aniaya Siswa di Malang
Korban Mimisan, Motivator Pukul Siswa Malang Minta Maaf Cium Tangan
Ninoy Karundeng Bantah Dokter Insani Telah Mengobati Lukanya

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.