LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Lagi garap sawah, petani di Bogor ditembak & dibacok dua pria cepak

Mulanya, dua pelaku itu sempat menyapa dari belakang dan basa basi bertanya tentang rekan mereka.

2016-05-13 20:02:00
penembakan
Advertisement

Dua pria tak misterius tiba-tiba menyerang Mas'ud (60), petani Kampung Rengganis Samendoyong, Desa Bunar, Cigudeg, Kabupaten Bogor. Mas'ud ditembak kemudian dibacok.

Beruntung korban bisa diselamatkan meski kondisinya sekarat dan banyak mengeluarkan darah. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Bunar, RSUD Leuwiliang dan RS PMI Bogor. Namun dikarenakan peralatan di kedua RS di Bogor, korban akhirnya dirujuk RS Kramatjati, Jakarta.

Korban mengaku tak mengenali kedua pelaku, yang salah satunya mengenakan kaus dan celana loreng. Kepala Unit Reskrim Polsek Cigudeg, AKP Asep Saepudin, mengatakan peristiwa tersebut terjadi Kamis siang 12 Mei WIB. Korban mengalami luka tembak di punggung, dan luka bacok di kepala.

"Sekarang korban masih ditangani di RS Polri Kramatjati, untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di dekat belikat," jelas AKP Asep saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (13/05)

Berdasarkan keterangan korban, kedua pelaku memiliki ciri-ciri berambut cepak. Salah satunya berbadan tegap serta mengenakan kaos dan celana loreng. Seorang lagi berkulit hitam dan postur tubuhya kecil.

Sebelum kejadian, kedua pelaku datang menghampiri korban sambil menyalakan nada suara burung di telepon genggam. Keduanya sempat basa basi dan menanyakan keberadaan temannya kepada korban. "Saat korban membelakangi, pelaku menembak dengan senapan yang biasa dipakai berburu babi, ke arah punggung. Satu orang lainnya membacok dengan golok," jelasnya.

Kedua pelaku langsung kabur usai membacok Masud. Tidak ada saksi mata saat kejadian, terlebih lokasi jauh dari perkampungan. Pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan motif kedua pelaku. Korban merasa tidak memiliki masalah dengan siapapun dan tidak mengenali pelaku.

"Tadi anggota baru menemukan lokasinya. Tempatnya cukup jauh dari perkampungan, sekitar 1 KM dari rumah korban," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Humas RS PMI Bogor Yuda W Waspada membantah pihaknya menolak pasien korban penembakan dan pembacokan yang dirujuk RSUD Leuwiliang. "Berdasarkan hasil diagnosis RSUD Leuwiliang, bahwa luka korban cukup parah. Selain mengalami luka bacok, korban juga mengalami luka tembak dipunggungnya. Nah proyektil yang bersarang di tubuhnya ini harus dioperasi oleh dokter spesialis thorax. Kita tidak punya dokter itu makanya dirujuk RS di Jakarta," ujarnya.

Baca juga:
Kepergok lagi beraksi, rampok dua kali tembak warga di Bekasi
Kesal sering dibully, bocah SD di Denpasar tembak kepala temannya
Baru naik angkot, honorer TNI AU ditembak orang tak dikenal
Polisi cari keberadaan Boy, saksi kunci tewasnya warga Palembang
Dianggap hina Tuhan saat main bola, bocah 7 tahun ditembak ISIS
Ditembak orang tak dikenal, buruh bangunan di Palembang kritis
Buron 6 bulan, penembak pengunjung taman TVRI Palembang diringkus

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.