Lagi, benda diduga pecahan satelit jatuh di Probolinggo
Lagi, benda diduga pecahan satelit jatuh di Probolinggo. Satu dari empat benda asing yang diduga pecahan satelit antariksa ditemukan di pinggir pantai Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumber Asih, Kabupaten Probolinggo, Jumat (7/10), sekitar pukul 17.00 WIB.
Satu dari empat benda asing yang diduga pecahan satelit antariksa ditemukan di pinggir pantai Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumber Asih, Kabupaten Probolinggo, Jumat (7/10), sekitar pukul 17.00 WIB. Benda asing tersebut langsung dibawa ke kantor polisi untuk diteliti.
"Memang benar, telah ditemukan benda yang diduga pecahan satelit dan saat ini telah dibawa petugas menuju ke Mapolres Kota Probolinggo," kata Kapolres Kota Probolinggo AKBP Hando Wibowo per telepon dari Surabaya, Sabtu (8/10), demikian dilansir Antara.
Hando mengatakan, langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapatkan arahan dari Ketua LAPAN pada pukul 15.00 WIB.
"Benda tersebut berwarna hitam dengan panjang mencapai 1 meter dan berdiameter 30 centimeter. Benda tersebut seperti terbungkus dari plastik," katanya.
Ia menegaskan benda asing tersebut tidak berbahaya dan tidak menimbulkan radiasi seperti yang dikhawatirkan masyarakat.
"Untuk selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan Tim LAPAN. Mungkin benda tersebut akan dibawa ke Surabaya untuk diteliti lebih lanjut," pungkasnya.
Selain di Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumber Asih, Kabupaten Probolinggo, dua benda asing tersebut ditemukan di Sumenep. Sementara satu benda lagi belum ditemukan hingga sekarang.
Baca juga:
Sampah antariksa 4 kali jatuh di Indonesia, Sumenep terbesar
Roket diluncurkan di Florida AS, kenapa sampahnya jatuh di Indonesia
LAPAN: Pecahan roket Amerika yang jatuh di Sumenep tidak berbahaya
Benda jatuh di Sumenep sampah antariksa milik Amerika
LAPAN terjunkan tim selidiki benda misterius yang jatuh dari langit