Kunker ke Beijing, Ganjar ajak pengusaha Cina investasi ke Jateng
Ganjar membawa tiga pokok utama dalam kunkernya tersebut.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan kunjungan kerja ke Beijing, Cina, pada 14-17 Mei lalu. Kunker tersebut dilakukan Ganjar untuk mengajak pengusaha asal Cina melakukan investasi di Jawa Tengah.
Menurut Kepala Biro (Kabiro) Humas Pemprov Jateng Sinung NR, dalam kunjunganya Ganjar didampingi olek Kepala BKPM RI Franky Sabarani, Kepala Bappeda Jateng, Kepala BKPPM Jateng dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Tengah.
"Kunjungan kerja ini dilaksanakan dalam rangka mendorong percepatan kemajuan ekonomi Jateng melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Terutama untuk pemerataan pembangunan daerah yang diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan," kata Sinung kepada merdeka.com, Senin (17/5).
Berita terkait Ganjar Pranowo bisa diakses di Liputan6.com
Dia mengatakan, ada tiga pokok utama yang dibawa Ganjar yaitu mendorong investasi pola padat karya, mewujudkan pengembangan sumber daya lokal berupa kawasan industri yang mendukung pembangunan infrastruktur dan pengembangan pariwisata. Selain bertemu dengan para pengusaha, Ganjar juga melakukan kunjungan ke PLTU Tianjin dan Pelabuhan Tianjin, Beijing, Tiongkok.
"Dalam kunjungan diadakan pertemuan Forum 'One On One Meeting' bersama 30 pengusaha Tiongkok yang didukung Bank of China untuk siap berinvestasi di Jateng," kata dia.
Menurut Sinur, Ganjar mengharapkan investasi ke Jateng ini diarahkan pada beberapa sektor industri seperti pengolahan sampah industri dan limbah batubara konstruksi, automotif, pengelolaan sumberdaya alam serta pembangunan infrastruktur.
"Dalam konteks ini, diharapkan masyarakat di Jateng mengambil peran aktif menyambut besarnya peluang gelombang investasi yang akan mengarah di Jateng dan menyiapkan sumber daya tenaga kerja terdidik dan berkualifikasi," pungkasnya.