Kunjungi Pasar Banyuwangi, Puti minta pasar tradisional dipertahankan
Calon wakil gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno mengunjungi Pasar Banyuwangi, Sabtu (27/1). Puti melihat secara langsung pasar tradisional terbesar kedua setelah Pasar Blambangan, sekaligus berdialog dengan para pedagang.
Calon wakil gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno mengunjungi Pasar Banyuwangi, Sabtu (27/1). Puti melihat secara langsung pasar tradisional terbesar kedua setelah Pasar Blambangan, sekaligus berdialog dengan para pedagang.
Melihat kedatangan cucu Bapak Proklamator (Bung Karno) para pedagang berduyun-duyun berebutan untuk berjabat tangan, bahkan tak jarang mengajak untuk berfoto bersama.
Dalam kesempatan itu, Puti selalu menanyakan pemasukan dari para pedagang itu. "Sehari pendapatannya berapa, Bu?" tanya Puti kepada salah seorang pedagang. "Sehari Rp 50 ribu," jawab salah seorang pedagang nasi tempong.
Puti mengaku dari dialog-dialog yang dilakukannya ini, ia ingin melihat keadaan perekonomian, khususnya pedagang Banyuwangi.
"Tadi saya berdialog bersama beberapa tadi juga dialog dengan ibu yang menjual nasi tempong ini tadi juga mengatakan bahwa keuntungannya ini juga cukup untuk apa biaya sekolah anaknya," katanya.
Selain itu, Puti juga melihat, Pasar Blambangan sebagai pasar tradisional terbilang cukup bersih.
"Pasar tradisional ini patut dijaga, dan dilestarikan dan ditingkatkan kebersihannya, meskipun sudah bersih ya," paparnya.
Menurutnya, pasar tradisional juga merupakan pusat aktivitas ekonomi warga, dari tingkat yang paling rendah hingga tinggi.
"Adalah bagian dari kegiatan ekonomi kerakyatan kita, jangan malah kita silau untuk membangun supermarket, mall dan lain sebagainya," pungkasnya.
(mdk/hhw)