LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kunjungi Kayong Utara, Menteri Desa ajak 43 kepala desa bikin BUMDES

Kunjungi Kayong Utara, Menteri Desa ajak 43 kepala desa bikin BUMDES. Eko menjelaskan Presiden Jokowi telah menginstruksikan kepada 17 kementerian dan lembaga untuk membantu program pembangunan desa.

2016-10-14 18:57:02
Dana Desa
Advertisement

Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengunjungi Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Eko meminta kepada seluruh desa di Kayong Utara untuk menggerakkan ekonomi pedesaan dengan membentuk BUMDES.

Eko menjelaskan Presiden Jokowi telah menginstruksikan kepada 17 kementerian dan lembaga untuk membantu program pembangunan desa.

"Presiden Jokowi sudah menginstruksikan kepada 17 kementerian untuk membantu Kementerian Desa, oleh karena itu, kepala desa, camat dan juga bupati harus menjadi motor dalam menggerakkan perekonomian desa," katanya dalam keterangan, Jumat (14/10).

Menurut Eko, pemerintahan Jokowi merupakan pemerintahan yang pertama kali memberikan kewenangan ke desa untuk menata ekonominya sendiri.

"Ini merupakan yang pertama kali di dunia memberikan kewenangan ke desa dan menata ekonominya sendiri. Satu desa dapat Rp 600-700 juta setiap tahun. Yang lebih membanggakan dana desa di Kayong Utara juga dapat dana add provinsi dan kabupaten. Total rata Rp 1,5 M sampai Rp 2,7 M," katanya.

Kayong Utara yang memiliki 120 ribu penduduk, yang dibagi dalam 43 desa, menurut Eko bisa lebih fokus dalam menggarap komoditi yang berskala besar.

"Segera bikin BUMDES, Dirut BRI dan BNI sudah siap membantu. Bumdes juga bisa menjadi tempat untuk menyalurkan KUR. BUMDES bisa ditunjuk untuk menjadi agen BRI DAN BNI untuk menyalurkan KUR," jelas Eko.

Selain dengan BRI dan BNI, Kemendes juga sudah bekerjasama dengan Bulog dalam rangka meningkatan produktifitas pangab di daerah. "Bumdes juga bisa kerjasama dengan BULOG. ada program warung pangan desa kalau enggak salah, yang bisa dimanfaatkan untuk mendistribusikan hasil pertanian masyarakat desa," katanya.

Dengan lebih fokus pada salah satu produk tertentu, Kayong Utara diharapkan bisa menjadi percontohan bagi desa-desa di seluruh Indonesia dalam mengembangkan ekonominya. "Mudah-mudahan kayong utara bisa menjadi percontohan desa-desa di seluruh indonesia," tutupnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Kayong Utara merupakan kabupaten yang penyerapan dana desa paling besar se provinsi Kalbar. Dalam pencairan dana desa tahap pertama sudah mencapai 100 persen dan tahap kedua sudah mencapai 52 persen.(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.