Kucuran APBN untuk Penanganan Banjir Bekasi Capai Rp74 Miliar
Proyek penanganan banjir di Kota Bekasi, Jawa Barat yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 mencapai Rp74,1 miliar. Proyek penanggulangan banjir itu berupa perbaikan tanggul hingga drainase lingkungan.
Proyek penanganan banjir di Kota Bekasi, Jawa Barat yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 mencapai Rp74,1 miliar. Proyek penanggulangan banjir itu berupa perbaikan tanggul hingga drainase lingkungan.
Anggota DPR RI Intan Fitriana Fauzi mengatakan, sejumlah proyek yang dibiayai APBN antara lain pembangunan drainase lingkungan komplek TNI AL Jatibening sebesar Rp11 miliar. Ada pula Perbaikan dan pembangunan tanggul Kali Bekasi di Jalan Cipendawa (Rawalumbu) Rp8 miliar.
Kemudian proyek tiga titik tanggul di Perumahan Kemang Pratama Rawalumbu masing-masing Rp12 miliar dan Rp25 miliar di Jalan Ekspres Raya, dan satu titik di dalam kawasan Kemang Pratama Regency Rp5 miliar.
Adapun pengerjaan tanggul ini oleh Balai Besar Wilayah Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Ditjen Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR).
"Karena bukan multiyears, semua proyek ini selesai pada akhir tahun ini," kata Intan di sela memantau proyek penanggulangan banjir di komplek TNI AL Jatibening, Minggu (29/12).
Khusus penanganan banjir di Komplek TNI AL Jatibening, baru diselesaikan tiga dari lima area dengan anggaran Rp11 miliar. Antara lain di wilayah rukun warga 11 yang terbagi menjadi tiga area yaitu C, D, dan E.
"Besar harapan titik banjir di RW 10 dalam peta perencanaan A dan B juga bisa dilaksanakan pada tahap berikutnya, termasuk dua RW di Jatikramat (Jatiasih)," kata Intan.
Awalnya, Intan berharap persoalan penanganan banjir di Jatibening, rampung pada tahun 2019 ini. Sehingga, usulan program penanganan banjir tahun 2020 difokuskan untuk wilayah Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) yang sudah menahun banjir.
Pejabat Pembuat Komitmen Kementerian PUPR, Yasin mengatakan, total penanganan banjir di Komplek TNI AL tahun ini mencapai 11,38 hektar dari total luas 24,7 hektar.
"Beberapa pekerjaan meliputi pembangunan modular tank (penampungan), perbaikan tanggul, kolam retensi, pompa dengan debit air tinggi, perbaikan empat pintu air, perangkat penunjang pompa yaitu genset, serta perbaikan taman dan perbaikan jalan akibat pekerjaan proyek," kata dia.
Baca juga:
Debit Air Kali Cakung Meningkat, Tanggul di Bekasi Jebol Sepanjang 22 Meter
Banjir Melanda Delapan Titik di Bekasi
Sungai Cikeas Meluap, Ratusan Rumah Terendam Banjir Hingga 2 Meter
Ular Sanca 4 Meter Ditemukan di Tengah Banjir Bekasi
Kiriman dari Bogor, Perumahan Vila Nusa Indah Banjir Sepinggang
Kali Cibeet Bekasi Meluap, 72 Rumah Terendam Banjir