Kuburan berisi 7 kerangka eks anggota PKI di Jembrana akan dibongkar
Tujuh kerangka tersebut akan dipindah ke kompleks pemakaman.
Setelah Desa Pakraman Batuagung, Kecamatan Jembrana melakukan pembongkaran kuburan anggota PKI beberapa waktu lalu, kini giliran Desa Pakraman Yehembang, Kecamatan Mendoyo berencana membongkar kuburan mantan pengikut PKI.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, sedikitnya ada tujuh kuburan anggota PKI yang akan dibongkar. Kuburan tersebut terletak di tanah milik Made Kariasa di Banjar Kaleran, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana.
"Ya memang kami berencana melakukan pembongkaran. Tapi saat ini kami masih melakukan pendataan. Nanti rencana ini akan kami bahas dalam rapat pemucuk dan pihak keluarga yang dikubur," terang Bendesa Pakraman Yehembang Ngurah Gede Aryana, Kamis (26/5).
Pembongkaran kuburan anggota PKI tersebut menurut Aryana dilaksanakan, karena kuburan tersebut ada di tanah hak milik warga. Berdasarkan awig-awig (aturan) Desa Pakraman, tidak diperkenankan adanya kuburan di karang (tanah) desa atau tanah pekarangan milik warga.
Di samping akan melakukan pembongkaran, pihak Desa Pakraman juga akan melakukan prosesi upacara Pengelukatan dan Pamarisuda. Prosesi tersebut dilakukan untuk menghilangkan cuntaka (kotor) desa oleh adanya kuburan bukan pada tempatnya.
"Tujuan utamanya adalah untuk memindahkan tulang belulang anggota PKI tersebut ke tempat yang lebih layak yakni ke Setra (kuburan) untuk dibakar dan diupacarai oleh Sulinggih," ujarnya.
Menurut Aryana, pihaknya selaku bendesa akan segera membicarakan masalah ini melalui paruman (rapat). Pihaknya yakin para pamucuk Desa Pakraman akan menyetujui rencana tersebut, termasuk pihak keluarga.
Kata dia, dari beberapa keterangan pelaku peristiwa yang diprolehnya dipastikan tujuh jasad eks anggota PKI tersebut dikubur dalam satu liang lahat, dengan kedalaman sekitar satu meter.
"Sekarang ini kuburan tersebut sudah diberi tanda dan sudah dibuatkan pelinggih," terangnya.
Baca juga:
Pembongkaran kuburan massal 65, Menko Luhut dan Menhan tak sejalan
Luhut sebut menhan tak paham maksud pembongkaran kuburan tragedi 65
Gubernur Lemhannas bantah perpecahan di purnawirawan TNI soal 1965
Membuka tabir pembunuhan massal PKI di Bali seperti kata Soe Hok Gie
Kesaksian mantan petugas pengambil mayat pembantaian PKI di Jembrana