Kubu La Nyalla cuek pimpinan KPK pantau persidangan
Kubu La Nyalla cuek pimpinan KPK pantau persidangan. "Yah silakan memang tugasnya KPK kan melakukan koordinasi dengan penegak hukum lainnya terkait korupsi," ujar Aristo, kuasa hukum La Nyalla.
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif memantau langsung jalannya persidangan La Nyalla Matalitti. Kuasa hukum La Nyalla, Aristo Pangaribuan, menilai kehadiran Laode hal yang lumrah.
"Ya bagus dong disupervisi karena kita mau persidangan yang betul-betul fair transparan. Yah silakan memang tugasnya KPK kan melakukan koordinasi dengan penegak hukum lainnya terkait korupsi," ujar Aristo di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta, Rabu (5/10).
Dia tak menganggap pimpinan KPK menyikapi berlebihan terhadap kasus kliennya. Walaupun menurutnya, nominal dalam kasus mantan ketua PSSI itu terbilang kecil lebih kurang Rp 1,1 miliar.
"Saya enggak bisa komentar, tergantung dilihat dari mana dulu. Kalau dilihat track record nya Pak La Nyalla ya Pak La Nyalla kebetulan ya yang namanya tindak pidana korupsi pasti bukan orang biasa lah. Yang kedua kalau dilihat objek perbuatannya nih kerugian cuma Rp 1,1 miliar doang kok jadi kalau dilihat secara nominalnya yaa biasa biasa aja relatif kecil kalau dibanding Sanusi, Jero Wacik," tuturnya.
"Kasus ini menjadi tidak biasa karena latar belakangnya karena sudah ada tiga kali putusan praperadilan tapi masih berjalan (masuk ke persidangan)," pungkasnya.
Baca juga:
KPK nonton sidang La Nyalla karena permintaan khusus Kejaksaan Agung
Protes dakwaan, La Nyalla sebut penetapan tersangka tak sah
La Nyalla memperkaya diri pakai dana hibah Rp 1,105 miliar
Wakil ketua KPK Laode nonton sidang La Nyalla Matalitti
Sidang perdana La Nyalla terkait korupsi dana hibah Kadin Jatim
Persebaya sepakat dengan La Nyalla soal rekonsiliasi
Kejati Jatim limpahkan berkas tahap 2, La Nyalla segera disidang