LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KSP: Pemerintah Tidak Pernah Merilis Daftar Nama Penceramah Radikal

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Rumadi Ahmad menyayangkan terjadinya polemik tersebut. Sebab, apa yang disampaikan Jokowi faktual dan bukan mengada-ada.

2022-03-09 09:26:41
Presiden Jokowi
Advertisement

Pernyataan Presiden Joko Widodo terkait penceramah radikal yang disampaikan saat rapat pimpinan TNI -Polri beberapa pekan lalu memunculkan pro dan kontra. Terlebih setelah daftar nama penceramah yang dinilai radikal beredar di sosial media.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Rumadi Ahmad menyayangkan terjadinya polemik tersebut. Sebab, apa yang disampaikan Jokowi faktual dan bukan mengada-ada.

"Pernyataan Presiden sangat jelas. Tidak ada yang simpang siur, karena masalah radikalisme ini hal yang faktual, bukan mengada-ada," katanya di gedung Bina Graha Jakarta, Rabu (9/3).

Advertisement

Dia juga memastikan, pemerintah tidak pernah merilis daftar nama penceramah yang dianggap radikal. Untuk itu, dia minta masyarakat tidak terpancing dengan informasi yang belum jelas sumbernya.

"Saya tidak tahu dari mana asalnya. Yang jelas pemerintah tidak pernah menyebutkan soal nama," ujarnya.

Rumadi menerangkan, yang terpenting saat ini bagaimana masyarakat bisa lebih hati-hati dan selektif dalam mengundang penceramah, dan tidak lagi memperdebatkan soal ciri apalagi nama.

Advertisement

"Apa yang disampaikan bapak Presiden adalah pesan untuk semua kelompok, agar lebih hati-hati dalam mengundang penceramah. Bukan memperdebatkan soal ciri atau nama," pungkasnya.

Baca juga:
Waspadai Pergerakan Penceramah Radikal Intoleran Ingin Pecah Belah Persatuan
DPR Maknai Pesan Jokowi: Penetrasi Kelompok Antinasionalisme Menyasar TNI-Polri
Jawab Pesan Jokowi, Polri akan Tindak Tegas Anggota Undang Penceramah Radikal
Menag Yaqut Minta Ekosistem Pendidikan Terbebas dari Ideologi Melawan Negara
BNPT Gandeng FPH Wasathiyah Cegah Intoleransi dan Radikalisme
Kasad ke Petinggi TNI AD: Jangan Undang Penceramah Radikal!

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.