LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KSP Moeldoko Ajak Seluruh Elemen Bangsa Gotong-Royong Melawan Covid-19

"Perang melawan Covid-19 ini merupakan ikhtiar bersama," kata Moeldoko.

2021-08-11 01:19:09
Moeldoko
Advertisement

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengajak seluruh elemen bangsa termasuk pihak swasta untuk bergotong-royong bersama menanggulangi pandemi Covid-19. Menurutnya, kolaborasi bersama merupakan hal yang paling efektif untuk melawan pandemi.

Pesan itu disampaikan saat menghadiri acara Gerakan Bersama Dari Pintu ke Pintu dan Gotong-Royong Bantuan Antigen di Puskesmas Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat.

"Perang melawan Covid-19 ini merupakan ikhtiar bersama. Pemerintah mengerahkan semua sumber daya yang dimiliki, masyarakat berpartisipasi dengan disiplin prokes, dan pihak swasta juga membantu meringankan beban masyarakat," kata Moeldoko dilansir Antara, Selasa (10/8).

Advertisement

Pemerintah juga terus berupaya melakukan langkah-langkah penanganan. Mulai dari sisi kesehatan seperti fokus mengejar vaksinasi hingga program perlindungan sosial untuk mengurangi beban masyarakat terdampak Covid-19.

Menurut Moeldoko, persoalan Covid-19 adalah persoalan global. Negara-negara Eropa sekalipun yang memiliki infrastruktur kesehatan yang bagus namun juga tetap kewalahan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Metoda yang paling efektif adalah bagaimana seluruh komponen bangsa membangun sebuah kolaborasi besar, bergotong-royong bersama menghadapi pandemi Covid-19," ujarnya.

Advertisement

Untuk itu, kata Moeldoko, KSP berkolaborasi dengan pihak swasta dan elemen masyarakat, memberikan bantuan alat kesehatan kepada puskesmas dan masyarakat di daerah pelosok untuk mendukung penanganan Covid-19.

Kali ini, bantuan berupa alat tes antigen diserahkan kepada Puskesmas Cikalong Wetan, Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa.

"Hari ini saya ke sini karena puskesmas ini stok antigennya mulai berkurang. Kalau kurang tentu akan menghambat apabila ingin meningkatkan jumlah tracing. Antigen ini merupakan hasil produksi dalam negeri yang dinamakan Covid-19 kaset uji cepat antigen," ujar dia.

Moeldoko mengatakan upaya pengujian dan penelusuran oleh puskesmas sempat terhambat karena ketersediaan antigen yang sangat terbatas.

Dia berharap bantuan antigen mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk segera melakukan testing ketika mulai merasakan gejala Covid-19.

Selain alat antigen, Moeldoko bersama tim KSP juga membawa sejumlah masker dan minuman bernutrisi untuk dibagikan kepada masyarakat Cikalong Wetan.

Pembagian masker akan dilakukan oleh para relawan melalui kegiatan pintu ke pintu yang telah dirintis KSP di beberapa daerah.

Moeldoko menyatakan KSP akan memfasilitasi siapapun yang ingin berkontribusi untuk kemanusiaan. Dia mengapresiasi pihak swasta yang berinisiatif untuk membantu masyarakat dalam situasi pandemi ini.

Adapun alat tes antigen yang dibagikan kali ini diproduksi PT Taishan Alkes Indonesia. Secara total, terdapat 50.000 alat uji yang akan didistribusi ke puskesmas lain di seluruh Indonesia.

Setelah berkunjung ke Puskesmas Cikalong Wetan, Moeldoko bersama tim juga mengunjungi RSUD Cikalong Wetan, untuk meninjau pelayanan Covid-19, ketersediaan ruang isolasi dan generator oksigen, serta meninjau pelayanan di ruang ICU melalui ruang kendali.

“Saya melihat rekan-rekan nakes sedang berjibaku menyelamatkan pasien. Sabar dan semangat. Kita semua bekerja demi kemanusiaan. Salam hormat saya," ujar Moeldoko.

Plt Bupati Kabupaten Bandung Barat, Hengky Kurniawan, mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur di kawasan Bandung Barat kini menurun menjadi 37,9 persen dari sebelumnya 95 persen. Dia mengatakan bahwa penurunan angka itu didukung pelaksanaan PPKM yang efektif.

Kepala Dinas kesehatan Bandung Barat, Eisenhower Sitanggang, mengapresiasi bantuan yang diserahkan KSP bersama pihak swasta. Dia meyakini akan banyak pasien isolasi mandiri yang akan segera sembuh karena masyarakat semakin sadar akan pentingnya protokol kesehatan.

Baca juga:
Pelonggaran PPKM, 82 Mal di Jakarta Buka Bertahap
Bupati Bogor Berharap Perpanjangan PPKM Pekan Ini Jadi yang Terakhir
Bima Arya Longgarkan Operasional Rumah Ibadah & Restoran dengan Kapasitas 25%
Pemprov Jateng Tak Izinkan Pembelajaran Tatap Muka di Daerah PPKM Level 2 dan 3
KLHK Luncurkan Satu Jaga Satu Dukung Upaya Pengendalian Covid-19

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.