LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kronologi Owa Sumatera Mati dan Viral Video Kapolres Pelalawan

Unggahan video di akun YouTube milik Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijadmiko, terkait hewan Owa Sumatera menjadi viral. Dalam video tersebut, satwa Owa terlihat dipermainkan dengan seekor anjing. Beberapa waktu kemudian, Owa tersebut mati lalu dikubur.

2020-12-10 18:45:29
Polisi
Advertisement

Unggahan video di akun YouTube milik Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijadmiko, terkait hewan Owa Sumatera menjadi viral. Dalam video tersebut, satwa Owa terlihat dipermainkan dengan seekor anjing. Beberapa waktu kemudian, Owa tersebut mati lalu dikubur.

Menanggapi video viral itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto mengatakan, owa tersebut sebelumnya ditemukan oleh seorang bintara polisi pada awal Desember 2020.

"Perlu diluruskan informasinya, bahwa hewan tersebut ditemukan oleh salah satu personel Polri atas nama Bripda Joss pada 1 Desember sekitar pukul 16.00 saat olahraga lari sore. Ybs (yang bersangkutan) menemukan sebuah karung di tepi jalan Kualo Pelalawan," kata Sunarto kepada merdeka.com, Kamis (10/12).

Advertisement

Menurut Sunarto, kondisi karung tersebut dalam keadaan terikat. Setelah karung dibuka, kata Sunarto, ternyata isinya hewan sejenis kera dalam keadaan sekarat dan terluka parah di bagian tangan serta paha.

"Kemudian anggota tersebut membawanya dan melaporkan kepada Kapolresnya (AKBP Indra). Selanjutnya Kapolres memerintahkan anggota tersebut untuk segera membawanya ke dokter hewan untuk mendapatkan pertolongan/pengobatan," ucap Sunarto.

Kemudian, Indra memberikan pertolongan medis dan pengobatan dengan bantuan dokter hewan dan dibawa pulang. Lalu pada tanggal 3 Desember, lanjut Sunarto, hewan tersebut dibawa lagi ke dokter hewan untuk pengobatan.

Advertisement

"Hingga pada akhirnya hewan tersebut meninggal (mati) karena sakit yang dideritanya pada 5 Desember," pungkas Sunarto.

Baca juga:
Diberi Umpan Anjing, Harimau di Danau Kembar Solok Akhirnya Ditangkap
Harimau Masih Berkeliaran di Ladang, Warga Solok Resah
Masuk Permukiman, Harimau Sumatera Resahkan Warga Danau Kembar
Satu Kucing Hutan dan Tiga Musang Diselamatkan dari Tempat Hiburan
Tujuh Ekor Lutung Jawa Dilepasliarkan di Gunung Biru Kota Batu
Data BKSDA Aceh: Sepanjang 2020 Terjadi 95 Kasus Konflik Gajah dengan Manusia

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.