KRL hantam bajaj dan Toyota Rush di Jembatan Besi
Warjo (49), sopir bajaj, menjadi satu-satunya korban dalam kecelakaan ini. Dia mengalami patah kaki.
Sebuah KRL menghantam bajaj, Toyota Rush, dan pengendara sepeda motor di perlintasan Jembatan Besi, Jakarta Barat, Selasa (17/7). Akibatnya, satu orang mengalami luka parah.
Kasatlantas Polres Jakarta Barat AKBP Sularno mengatakan Warjo (49), sopir bajaj, menjadi satu-satunya korban dalam kecelakaan ini.
"Dia patah kaki, dibawa ke RS Sumber Waras," kata Sularno saat dihubungi merdeka.com.
Ajaibnya, pengendara motor dan penumpang Toyota Rush tidak mengalami luka. "Katanya tidak apa-apa," kata dia.
Dia mengatakan kecelakaan terjadi karena kendaraan tersebut menerobos perlintasan KA. Peristiwa ini terjadi pukul 19.45 WIB tadi.
Sementara itu, Kahumas Daops I PT KAI Mateta Rizalulhaq mengatakan, tempat kejadian adalah perlintasan 29A, yaitu di antara Stasiun Duri dan Angke. "KRL melaju dari arah Angke," ujarnya.
Mateta juga memastikan, kecelakaan terjadi karena pengendara menerobos pintu perlintasan. Dia mengingatkan, pengguna jalan seharusnya mendahulukan perjalanan KA. "Wajib berhenti sesaat," imbau dia.(mdk/ren)