KRI Bima Suci produksi Spanyol ramaikan Internasional Sail Sabang 2017
Warga diberi izin untuk masuk ke dalam kapal untuk menyaksikan langsung kemewahan kapal milik Indonesia ini.
Kapal layar latih tiang tinggi KRI Bima Suci pertama kali berlabuh di Pelabuhan CT-3 Sabang, Selasa (28/11) sekira pukul 10.00 WIB. Kedatangan kapal ini mendapat sambutan hangat dari warga pulau Sabang menjelang perhelatan event Internasional Sail Sabang 2017.
Kapal buatan Freire Shipyad di Vigo, Spanyol ini merupakan kapal pengganti KRI Dewaruci yang telah melegenda. Sebelum tiba di pelabuhan, warga sudah antre untuk menyaksikan kapal ini yang mengakut 94 taruna-taruni Tanah Air.
Tiba di pelabuhan, ratusan warga yang sudah menunggu sejak pagi langsung menyerbu kapal kelas Bark (Barque) yang memiliki tiga tiang ini. Warga diberi izin untuk masuk ke dalam kapal untuk menyaksikan langsung kemewahan kapal milik Indonesia ini.
Warga pun tak ketinggalan mengabadikan momen langka ini. Ada yang berbicara dengan Anak Buah Kapal (ABK), hingga tampak ada yang berswafoto.
Kapal ini berada di Sabang selama enam hari setelah berangkat dari Dermaga Terminal JICT-2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta sejak tanggal 20 November 2017 lalu. Keberangkatan kapal ini dilepas langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjatan.
Sedangkan kapal legendaris KRI Dewa Ruci akan tiba di Sabang besok, Rabu 29 November 2017. "Pada hari puncak kegiatan 2 Desember 2017 nanti, para taruna kedua kapal ini juga akan memberikan penampilan atraksi parade rool di atas kapal. Presiden Joko Widodo nanti akan ikut menyaksikan penampilan mereka," kata Danlanal Sabang, Kolonel Laut (P) Kicky Salvachdie, Selasa (28/11).
Katanya, KRI Bima Suci dan KRI Dewa Ruci akan meninggalkan Sabang pada tanggal 3 Desember 2017. "Pagi sudah kembali lagi keluar dari pangkalan Sabang karena akan mengikuti kegiatan lainnya seperti 5 Desember nanti yaitu hari Armada yang dilaksanakan di Cerebon," jelasnya.
KRI Bima Suci telah berlayar dari belahan kota di dunia dengan rute pelayaran yaitu, Vigo (Spanyol) - Roma (Italia) - Port Said (Messir) - Jeddah (Arab Saudi) - Oman - Colombo (Srilanka), Padang (Indonesia) dan sekarang sudah sampai di Sabang.
KRI Bima Suci memiliki ukuran panjang totalnya 111,20 meter, lebar 13,65 meter, kedalaman draft 5,95 meter, dan tinggi maksimal tiang layar 49 meter dari permukaan laut. Kapal yang dirancang di negeri Matador Spanyol itu, memiliki tiga tiang, 26 layar dengan luas layar 3.352 meter persegi. Sementara ketinggian dek utamanya 9,20 meter.
"Perbedaan dengan Dewa Ruci ialah keseluruhan kapal dibuat dengan besi, hanya lantainya saja beralaskan kayu. Sementara Dewa Ruci semuanya terbuat dari kayu yang kini menjadi kapal legendaris di Indonesia," tutupnya.(mdk/ded)