LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KPK telisik kepemilikan aset Bupati nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik kepemilikan aset Bupati nonaktif Lampung Selatan, Zainudin Hasan. Adik kandung Ketua MPR Zulkifli Hasan itu diperiksa sebagai saksi untuk Kadis PUPR Lampung Selatan Anjar Asmara.

2018-10-09 19:32:32
Bupati Lampung Selatan Tersangka Suap
Advertisement

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik kepemilikan aset Bupati nonaktif Lampung Selatan, Zainudin Hasan. Adik kandung Ketua MPR Zulkifli Hasan itu diperiksa sebagai saksi untuk Kadis PUPR Lampung Selatan Anjar Asmara.

"Pemeriksaan terhadap ZH (Zainudin Hasan), penyidik mendalami beberapa keterangannya yang dinilai tidak sinkron dengan keterangan saksi lainnya, yaitu terkait perolehan dan kepemilikan aset," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (9/10).

Selain memeriksa Zainudin, dalam kasus ini penyidik KPK juga memeriksa Komisaris PT 9 Naga Emas Yoga Swara. Yoga merupakan adik dari pemilik CV 9 Naga Gilang Ramadhan yang sudah dijerat sebagai tersangka.

Advertisement

Febri mengatakan pemeriksaan Yoga untuk mendalami sejumlah proyek yang diterima perusahaannya dari Zainudin.

"Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait proyek-proyek di lingkungan Pemkab Lampung Selatan yang dikerjakannya bersama tersangka GR (Gilang Ramadhan)," kata Febri.

Sebelumnya, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek infrastruktur. Mereka adalah Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, Kadis PUPR Kabupaten Lampung Selatan Anjar Asmara, anggota DPRD Provinsi LampungAgus Bhakti Nugraha, dan pemilik CV 9 Naga Gilang Ramadhan.

Advertisement

Zainudin diduga menerima fee proyek sebesar 10 hingga 17 persen di Pemkab Lampung. Zainudin juga diduga mengarahkan agar semua pelaksana proyek di Dinas PUPR ditentukan melalui Agus Bhakti. Zainudin meminta agar Agus berkoordinasi dengan Anjar Asmara mengenai permintaan fee dari kontraktor.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Tersangka suap Wahid Husein dan Zainudin Hasan jalani pemeriksaan lanjutan di KPK
Suap proyek infrastruktur, KPK kembali periksa Bupati nonaktif Lampung Selatan
KPK periksa Bupati nonaktif Lampung Selatan terkait suap proyek infrastruktur
Berkas rampung, penyuap Bupati Lampung Selatan nonaktif segera disidang
Dalami kasus suap infrastruktur, KPK periksa eks anggota DPRD Lampung

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.