KPK pernah jemput Darin di sekolah saat hari terakhir UN
Kepsek tidak mengizinkan Darin dibawa lantaran petugas KPK tidak mau memberikan copy surat pemanggilan.
Sri Saidah, Kepala sekolah SMK Dewi Sartika, angkat bicara terkait pemberitaan salah satu muridnya Darin Mumtazah, yang diduga sebagai istri muda Luthfi Hasan Ishaaq. Pihak sekolah mengaku terkejut ketika mengetahui bahwa Darin juga pernah dipanggil KPK terkait aliran dana kasus suap impor daging sapi.
"Saya sendiri tidak menyangka kasus ini melibatkan anak saya. Saya terkejut saat melihat pemberitaan televisi dan melihat ada foto murid saya," ujar Sri Saidah kepada wartawan, Jumat (24/5).
Sri mengatakan, pada tanggal 18 April 2012, sekolah yang dipimpin olehnya ini pernah didatangi oleh petugas KPK untuk memanggil Darin. Namun saat itu Sri tidak mengizinkan anak didiknya dibawa lantaran petugas KPK tidak mau memberikan copy surat pemanggilan tersebut.
"Hari itu dua kali petugas KPK datang pagi dan dore hari. Itu pas hari terakhir ujian. Mereka mau memanggil Darin tapi saya tidak bisa mempersilakan begitu saja," tambahnya.
Sri menjelaskan, terkait adanya nikah siri terhadap Luthfi dirinya sama sekali tidak mengetahui hal itu. Ia pun hingga saat ini belum pernah bertemu Darin untuk mengkonfirmasi dugaan tersebut.
"Yang saya tahu KPK datang karena adanya dugaan pencucian uang dan aliran dana dari LHI ke Darin. Soal nikah siri saya gak tahu menahu. Darin pun sejak tanggal 18 April itu tidak pernah lagi datang ke sekolah," jelasnya.(mdk/hhw)