LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KPK lacak semua aset Tommy Hindratno di Jawa Timur

KPK mulai mengarah ke aset tanah dan bangunan milik Tommy Hindratno yang berada Surabaya.

2012-06-09 14:31:19
KPK
Advertisement

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melacak semua aset yang dimiliki Tommy Hindratno, pegawai pajak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sidoarjo Selatan, Jawa Timur. Informasinya, perhatian KPK mulai mengarah ke aset tanah dan bangunan milik Tommy yang berada Surabaya.

Diduga, tiga rumah yang berdiri di Jalan Lempung Baru, Manukan, Tandes, Surabaya itu, terkait dengan praktik penyalahgunaan jabatan di Ditjen Pajak. Di antara aset yang tengah dipelototi KPK adalah deretan tiga rumah Nomor 5, 7 dan satu bangunan induk, beberapa toko, mobil dan dua unit truk.

Sumber dari kalangan penyidik di KPK menyebutkan, aset Tommy ini, diduga disebar atas nama beberapa orang, di antaranya atas nama ayahnya sendiri, HA yang menempati rumah nomor 5.

Dan modus seperti ini, mirip dengan yang dilakukan Dhana Widyatmika, yaitu menginvestasikan aset usahanya atas nama orang lain.

Sementara tiga bangunan yang berdiri di atas lahan yang cukup luas, yaitu sekitar 20x10 meter persegi itu, terdapat dua unit truk dan mobil merci tahun 2007 warna biru.

Ketua RT 1, Lempung Baru, Kel Lontar Kec Sambikerep membenarkan kalau rumah No 5, 7 dan satu bangunan induk itu, memang rumah milik Tommy yang ditempati HA. Hanya saja dia tidak tahu persis tentang kepribadian Tommy, karena keluarga HA sangat tertutup.

"Saya nggak tahu apa-apa. Yang saya tahu, memang Pak Hendik Lutfianto (HA) itu pengusaha angkutan truk sejak tahun 2000-an," kata guru SD itu di rumahnya, Sabtu (9/6).

Suyono, ayah Chotty juga mengatakan kalau dia pernah ketemu hanya sekali saat Tommy menikah sekitar tahun 2002 silam.

"Yang saya tahu, dia tugas di Tangerang. Jarang terlihat pulang di Surabaya. Dia juga punya adik perempuan. Kalau ayahnya sih dulu sering ketemu warga dan suka ngobrol soal wayang. Karena setahu, saya dia (HA) memang suka wayang," sahut Suyono menyambung cerita anaknya.

HA sendiri dikenal warga sebagai orang yang pendiam, tapi memang punya jiwa sosial cukup tinggi, meskipun cenderung tertutup. Misalnya saat ada acara grebeg desa (hajatan kampung), HA selalu datang dan memberi sumbangan.

"Keluarga itu sendiri, juga suka membuat hajatan. Warga RT sini banyak yang diundang. Terakhir waktu itu kita diundang hajatan untuk tahlilan cucunya yang meninggal," kata pensiunan PT Pos itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak KPK menangkap Kasi Pengawasan dan Konsultasi II KPP Sidoarjo Wilayah Selatan, Tommy Hindratno bersama dua rekannya JG dan HT di kawasan Tebet, Jakarta Selatan

Mereka terlibat transaksi skandal uang pajak. Selain mengamankan tersangka, turut diamankan pula uang tunai sekitar Rp 200 juta lebih, dan kini keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka.(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.