LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KPK kumpulkan bukti pernyataan Saut yang menyinggung HMI

"Dari hasil pulbaket itu kita akan menentukan apakah perlu komite etik atau tidak," ujar Agus Rahardjo.

2016-05-12 22:31:00
Saut Situmorang vs HMI
Advertisement

Komisi Pemberantasan Korupsi mengumpulkan bukti terkait pernyataan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang yang dinilai menyinggung Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

"Kalau kasusnya Pak Saut, sedang ada pulbaket (pengumpulan bahan keterangan), artinya mencoba mencari tahu apakah memang ada norma etika yang dilanggar," kata Ketua KPK Agus Rahardjo seperti dikutip dari Antara, Kamis (12/5).

Sebelumnya dalam sebuah diskusi pada 5 Mei 2016, Saut menyinggung sejumlah kader HMI yang terbukti korupsi saat menjadi pejabat negara.

"Dari hasil pulbaket itu kita akan menentukan apakah perlu komite etik atau tidak," tambah Agus.

Atas pernyataan itu, puluhan anggota HMI pun merusak sejumlah fasilitas di gedung KPK pada 9 Mei 2016. Massa bahkan mencoret-coret tulisan "Komisi Pemberantasan Korupsi" dengan dengan warna merah bertuliskan "Tangkap Saut Situmorang, Saut Situ Orang Harus dipecat".

Namun atas tindakan tersebut, Agus mengaku bahwa KPK tidak akan melakukan upaya hukum.

"Mestinya kita bisa tempuh jalur hukum tapi masa kita mau berantem karena masalah itu? Jadi saya tidak akan menempuh jalur hukum," ungkap Agus.

Karena keributan tersebut, dua orang polisi juga mengalami luka di kepala setelah terkena lemparan batu. Selain itu, pos keamanan KPK juga turut dirusak massa.

Ketua Bidang Hukum PB HMI Muhammad Fauzi juga melaporkan Saut Situmorang ke Badan Reserse Kriminal Kepolisian pada 9 Mei 2016 atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah sebagaimana dimaksud dalam pasal 310 KUHP jo pasal 311 UU Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Saut sendiri sudah meminta maaf secara terbuka pada hari yang sama.

"Saya selaku pribadi tidak bermaksud menyinggung HMI atau lembaga lain, sehingga menimbulkan kesalahpahaman atau persepsi, untuk itu saya mohon maaf atas pernyataan tersebut. Sekali lagi saya mohon maaf ," kata Saut pada Senin (9/5).

Saut juga berharap hubungan silaturahim KPK dan HMI tetap terjaga.

"Kami percaya, HMI sebagai lembaga penggerak aktivis mahasiswa di Indonesia bisa jadi mitra KPK dalam upaya pemberantasan korupsi.

Untuk itu, kami akan segera melakukan pertemuan dengan pimpinan HMI untuk menjalin silaturahim agar menjaga hubungan yang lebih baik," ungkap Saut.

Baca juga:
KPK kumpulkan bukti pelanggaran etik Saut Situmorang hina HMI
Tak ambil jalur hukum, Ketua KPK tidak ingin berantem dengan HMI
Puluhan alumni HMI laporkan Saut Situmorang ke Polres Sumenep
Polri telah menyelidiki laporan HMI terhadap Saut Situmorang
Sambangi KPK, mantan pimpinan HMI temui Saut Situmorang
HMI bersikeras tetap polisikan Saut Situmorang
Saut sudah minta maaf, HMI mau apa lagi?

Advertisement
(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.