KPK Hongkong prihatin dengan gedung baru KPK RI
"Sayangnya pada saat ini KPK sedang mengalami beberapa masalah dengan anggota parlemen," ujar KPK Hongkong.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indonesia mendapat kunjungan dari komisioner KPK Hongkong, Independent Commission Against Corruption (ICAC). Bertrand de Speville, mantan komisioner lembaga pemberantasan korupsi Hongkong mengungkapkan kekecewaannya terhadap permasalahan antara DPR dan KPK terkait pembangunan gedung baru.
"KPK berhasil meningkatkan index lebih dari satu poin, saya sangat gembira melihat dukungan dari masyarakat atas apa yang terjadi saat ini. Sayangnya pada saat ini KPK sedang mengalami beberapa masalah dengan anggota parlemen," ujar Bertrand melalui penerjemah di Gedung KPK, Kamis (5/7).
Wakil Ketua KPK, Bambang Widjoyanto mengatakan kunjungan ICAC dalam rangka sharing mengenai institusi dan berbagi pengalaman selama menjadi pemberantasan korupsi.
"Pimpinan KPK baru saja mendapat kesempatan yang luar biasa untuk berdiskusi selama hampir dua jam. Senin, Selasa, Rabu, Pak Bertrand de Speville sudah berkunjung ke beberapa tempat, bertemu dengan Komisi III, bertemu dengan Unit Kerja Presiden untuk Pengendalian dan Pengawasan Pembangunan (UKP4R)," kata Bambang di Gedung KPK.
Menurut Bambang, pertemuannya dengan Bertrand de Speville, mantan komisioner Independen Commission Against Corruption (ICAC) tahun 1993-1996 mengenai tiga isu yang vital dalam sebuah organisasi. Tiga isu tersebut meliputi sumber daya manusia, keuangan dan informasi teknologi.(mdk/lia)