LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KPK dan Kejagung Saling Lempar Tanggung Jawab soal Kasus Google Cloud dan Petral

Setelah melakukan koordinasi, kedua lembaga sepakat untuk menyerahkan penanganan perkara berdasarkan kesamaan konstruksi kasus yang ada.

Selasa, 18 Nov 2025 21:05:22
kpk
Ketua KPK Setyo Budiyanto di Bogor. (Liputan6.com/Radityo Priyasmoro). (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan penjelasan mengenai kasus Google Cloud yang melibatkan Pertamina Energy Services Pte Ltd atau Petral. Salah satu aspek dari kasus ini sudah ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Penjelasan ini disampaikan oleh Ketua KPK, Setyo Budiyanto, yang mengungkapkan bahwa kasus Petral telah memasuki tahap penyidikan. Ia juga menanggapi anggapan bahwa KPK dan Kejagung melakukan tukar guling kasus Google dan Petral dengan menegaskan, "Tidak ada istilah tukaran sebenarnya ya. Itu karena prosesnya saja."

Setyo menambahkan bahwa proses ini bukanlah tukar guling, melainkan berkaitan dengan konstruksi perkara dan tempus yang mengharuskan penyerahan kasus. Ia menjelaskan bahwa KPK sebelumnya telah berkoordinasi dengan lembaga antikorupsi Singapura, yaitu Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB).

"Menurut CPIB, KPK diminta berkoordinasi dan menjalin kerja sama dengan penegak hukum di negara lainnya perihal kasus tersebut," ungkap Setyo. Hal ini menunjukkan bahwa kasus ini melibatkan lebih dari satu negara, sehingga kerjasama internasional menjadi sangat penting.

Advertisement

Setyo melanjutkan, penyidik KPK berkolaborasi dengan tim di Kejagung yang menangani dugaan korupsi dalam pengadaan minyak mentah di Petral antara tahun 2008 hingga 2015.

Hasil dari koordinasi tersebut adalah kesepakatan Kejagung untuk melimpahkan penanganan perkara ini kepada KPK, mengingat adanya irisan antara kasus Petral dan kasus yang ditangani oleh KPK. Meskipun demikian, KPK tetap akan melakukan koordinasi dengan Kejagung.

Advertisement

"Karena tahu bahwa KPK sudah menerbitkan surat perintah penyidikan, sudah melakukan pemeriksaan-pemeriksaan, maka penanganannya dari kejaksaan dilimpahkan, (tapi) tetap koordinasi," jelas Setyo.

Dalam proses ini, Kedeputian Penindakan KPK akan berdiskusi dengan direktur penyidikan di Kejaksaan untuk menentukan apakah tempus perlu diperluas atau tetap sesuai dengan surat perintah penyidikan umum yang sedang disusun. "Itu nanti perkembangannya pasti akan kami update (ke Kejagung)," tambahnya.

Pengadaan laptop Chromebook

Sementara itu, dalam penanganan kasus Google Cloud di Kemendikbudristek pada era Menteri Nadiem Makarim, Setyo mengungkapkan bahwa status kasus tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Peningkatan status ini dilakukan setelah tim penyelidik mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak terkait, termasuk Nadiem.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek periode 2019-2022, di mana Nadiem telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. Setyo juga menjelaskan bahwa ia telah berkoordinasi untuk melimpahkan kasus ini ke Korps Adhyaksa.

Advertisement

"Dari hasil koordinasi untuk Google Cloud itu, nanti penanganannya akan diserahkan kepada Kejaksaan Agung. Tersangkanya sama, pihak yang dimintai pertanggung jawaban dari hasil koordinasi juga sama, makanya sudah dikoordinasikan dan nanti akan diserahkan. Ini bentuk koordinasi, bentuk kerja sama antara pihak," kata dia.

Berita Terbaru
  • Kemlu Pastikan Penanganan Korban Kecelakaan Haji di Madinah Berjalan Baik
  • Selain Santunan, Pemprov DKI Siap Beri Bantuan Pendidikan Guru dan Jumantik Jadi Korban Kecelakaan Kereta
  • Siswa SMAN 1 Cilacap Apresiasi Prabowo yang Mau Dialog dan Makan Bareng
  • Syekh Yusuf Diakui Dunia, AMSY Dorong Film untuk Diplomasi Budaya
  • Prabowo Banggakan MBG: Di Mana Ada Negara yang Bisa Beri Makan 60 Juta Orang Lebih Lima Kali Seminggu?
  • berita update
  • google cloud
  • kejagung
  • konten ai
  • kpk
  • petral
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
M
Reporter Muhammad Radityo Priyasmoro, Putu Merta Surya Putra
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.