LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KPK Dalami Kasus Eks Mensos Juliari Lewat Staf PT Tigapilar Argo Utama

KPK menduga, berdasarkan temuan awal, Juliari menerima Rp 10 ribu perpaket sembako dengan harga Rp 300 ribu. Namun menurut KPK, tak tertutup kemungkinan Juliari menerima lebih dari Rp 10 ribu. Total uang yang sudah diterima Juliari Rp 17 miliar.

2021-01-04 10:47:59
Mensos Juliari Tersangka Korupsi Bansos Covid-19
Advertisement

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 di wilayah Jabodetabek yang menjerat mantan Menteri Sosial Juliari Batubara sebagai tersangka.

Untuk mendalami hal tersebut, tim penyidik lembaga antirasuah menjadwalkan memeriksa staf PT Tigapilar Argo Utama Imanuel Tarigan. Imanuel direncanakan akan dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan Juliari.

"Saksi Imanuel Tariga akan diperiksa untuk tersangka JPB," ujar Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (4/1/2021).

Advertisement

Dalam kasus ini, KPK menetapkan mantan Mensos Juliari Peter Batubara dan empat tersangka lainnya sebagai tersangka suap terkait program bantuan sosial penanganan virus corona (Covid-19) di wilayah Jabodetabek tahun 2020.

Keempat tersangka lainnya dalam kasus ini adalah, pejabat pembuat komitmen di Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono, serta Ardian I M dan Harry Sidabuke selaku pihak swasta.

KPK menduga, berdasarkan temuan awal, Juliari menerima Rp 10 ribu perpaket sembako dengan harga Rp 300 ribu. Namun menurut KPK, tak tertutup kemungkinan Juliari menerima lebih dari Rp 10 ribu. Total uang yang sudah diterima Juliari Rp 17 miliar.

Advertisement

KPK juga menduga Juliari menggunakan uang suap tersebut untuk keperluan pribadinya, seperti menyewa pesawat jet pribadi. Selain itu, uang suap tersebut juga diduga dipergunakan untuk biaya pemenangan kepala daerah dalam Pilkada serentak 2020.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: fachrur Rozie

Baca juga:
KPK Cecar Direktur PT Bumi Pangan Digdaya soal Distribusi Bansos Covid-19
PDIP Masih Jadi Teratas Versi SMRC, Kader Sebut Bukti Kasus Bansos Tidak Berdampak
Periksa Nuzulia Hamzah Nasution, KPK Telisik Proses Pengadaan Bansos Covid-19
KPK Panggil Direktur PT Bumi Pangan Digdaya Terkait Kasus Bansos Covid-19
Cecar Harry Sidabuke, KPK Dalami Kasus Korupsi Bansos Covid-19 di Jabodetabek

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.