KPK Beri Sinyal Adanya Penyelidikan Baru Kasus Suap Taufik Kurniawan
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang memberi sinyal tengah melakukan penyelidikan baru terkait kasus dugaan suap Dana Alokasi Khusus Pemkab Kebumen yang menjerat Wakil Ketua DPR nonaktif Taufik Kurniawan.
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang memberi sinyal tengah melakukan penyelidikan baru terkait kasus dugaan suap Dana Alokasi Khusus Pemkab Kebumen yang menjerat Wakil Ketua DPR nonaktif Taufik Kurniawan.
"Kalau di penyelidikan, enggak bisa disebutkan siapa. Nanti kalau sudah saatnya, itu ada. Biar Febri yang menjelaskan," ujar Saut di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/11).
Dalam kasus suap pengurusan DAK Kebumen diduga Taufik menerima suap tak sendirian. Dugaan tersebut tengah dikembangkan KPK termasuk soal adanya penerimaan suap oleh pimpinan DPR lainnya.
Dirinya tak bisa menyebut siapa saja yang diduga terlibat lantaran masih dalam tahap penyelidikan.
"Sampai saat ini kita baru menyebut yang di penyidikan. Kalau sudah di penyidikan kita bisa ngomong. Kalau di penyelidikan belum boleh. Tunggu saja nanti," kata Saut.
Dalam kasus ini, KPK menetapkan Taufik Kurniawan sebagai tersangka. Taufik diduga menerima Rp 3,65 miliar yang merupakan bagian dari komitmen fee 5 persen atas Dana Alokasi Khusus (DAK) Kebumen yang disahkan sebesar Rp 93,37 miliar.
Taufik menerima suap tersebut dari Bupati nonaktif Kebumen Muhammad Yahya Fuad. Yahya sebelumnya sudah dijerat KPK dalam kasus suap DAK bersama delapan orang lainnya.
Reporter: Fachrur Rozie
Baca juga:
DPR Belum Terima Surat Usulan Pengganti Taufik Kurniawan dari Fraksi PAN
Kasus DAK Kebumen, KPK Berpeluang Seret Pimpinan DPR Selain Taufik Kurniawan
PAN Minta Saran Amien Rais Soal Pengganti Taufik Kurniawan di Posisi Wakil Ketua DPR
KPK telusuri sumber uang suap yang diterima Taufik Kurniawan
KPK periksa Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan terkait TPPU Bupati Kebumen
Wapres JK sambut baik pergantian Taufik Kurniawan sebagai pimpinan DPR