KPAI minta penulis & penerbit buku anak lebih peka & paham norma
Pendidikan seksual terhadap anak-anak perlu kehati-hatian dalam menyampaikannya. Oleh sebab itu, baik penerbit ataupun penulis harus lebih peka terhadap sensitifitas masyarakat, serta tidak memaksa menerbitkan satu buku jika berpotensi menimbulkan kekhawatiran.
PT Tiga Serangkai telah meminta maaf atas insiden buku "Aku Berani Tidur Sendiri" yang di dalamnya terdapat konten seksualitas terhadap anak-anak. Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni'am meminta agar penulis lebih paham terhadap norma-norma yang ada di masyarakat.
Dia mengamini bahwa pendidikan seksual terhadap anak-anak perlu kehati-hatian dalam menyampaikannya. Oleh sebab itu, menurutnya baik penerbit ataupun penulis harus lebih peka terhadap sensitifitas masyarakat, serta tidak memaksa menerbitkan satu buku jika berpotensi menimbulkan kekhawatiran.
"Yang berkaitan dengan sensitifitas publik yang bisa jadi norma yang benar menurut penulis tetapi belum bisa menjadi kebenaran yang bersifat publik ya jangan dipaksakan," kata Asrorun saat bertemu dengan perwakilan PT Tiga Serangkai, induk perusahaan penerbit buku tersebut, Jumat (24/2).
Dia menambahkan, dalam menerbitkan buku juga harus jelas dalam segmentasi lantaran tidak seluruh buku yang tujuannya pendidikan anak-anak bisa diterima seluruh elemen, semisalnya mengangkat tema tentang perlindungan seks bagi anak-anak.
Asrorun menilai sebuah tulisan atau pendidikan mengenai pendidikan seks terhadap anak-anak tingkat kehati-hatiannya cukup tinggi. Tidak saja untuk anak-anak, penilaian para orangtua, menurutnya juga perlu diperhatikan.
"Artinya itu untuk segmentasi tertentu pas tapi (segmentasi) yang lain tidak pas. Misalnya isu soal seks education sebagai sebuah instrumen menjawab kejahatan seksual yang terus berulang, penyampaiannya perlu ada kehati-hatian sesuai standar yang ada dalam implementasinya," katanya.
Adanya kejadian ini, dia meminta agar penulis dan penerbit tidak berkecil hati dalam berkreativitas. Hanya saja sasaran dalam buku tersebut harus tepat.
Baca juga:
Muat konten pornografi, buku cerita anak ditarik di Solo
KPAI ingatkan pemerintah dan DPR segera tuntaskan RUU perbukuan
Mendikbud akan sanksi penerbit buku 'Aku Berani Tidur Sendiri'
Ini kata penerbit ada masturbasi di buku 'Aku Berani Tidur Sendiri'
Potret pendidikan Tanah Air, pornografi sampai narkoba masuk di LKS