Korlantas Polri resmikan gedung safety riding and driving centre
Menurutnya, salah satu hal yang penting dalam berkendara dengan benar dan baik yaitu seseorang harus memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), karena itu juga bagian dari keselamatan dalam berkendara.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Royke meresmikan Gedung Safety Riding and Driving Centre di Polda Kalimantan Barat di Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Peresmian itu bertujuan untuk agar anggotanya bisa memberikan pemahaman kepada para pengendara soal berkendara yang baik.
"Safety Riding mengacu pada perilaku berkendara seorang secara ideal dan harus memiliki tingkat keamanan yang cukup bagi diri sendiri maupun orang lain. Sama halnya dengan Safety Driving bagi pengguna mobil," kata Royke melalui keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (3/3).
Saat itu, Royke sempat memberikan arahan terhadap personel Dit Lantas Polda Kalbar dan jajaran yang saat itu juga didampingi oleh Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Korlantas Polri Kombes Pol Benjamin dan Kasubdit Audit Kombes Pol Supriyadi.
Menurutnya, salah satu hal yang penting dalam berkendara dengan benar dan baik yaitu seseorang harus memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), karena itu juga bagian dari keselamatan dalam berkendara.
"Seseorang yang ingin safety riding minimal harus memiliki SIM. SIM itu Keselamatan. artinya Surat Ijin Mengemudi untuk Keselamatan. Mengikuti ujian SIM itu sekali seumur hidup kalau sesuai aturan dan peraturan," ujarnya.
Usai melakukan peresmian gedung tersebut yang sekaligus menandatangani batu prasasti peresmian gedung Safety Riding dan Driving Centre Polda Kalbar. Jenderal bintang dua itu langsung melakukan pengecekan ruangan safety riding di RTMC dan mengunjungi kampung tertib lalu lintas.
Baca juga:
Polisi temukan miras ilegal di gudang mantan anggota
Cari pengganti Heru Winarko, Polri koordinasi dengan Kejagung dan KPK
Polisi kaji soal larangan merokok & dengar musik saat berkendara
Cerita polisi akhirnya akui helikopter dipakai buat pernikahan di Sumut
Di Samarinda, pelajar paling banyak melanggar lalu lintas
Polda Sumut akhirnya akui helikopter Polri bawa pengantin