Korban tewas miras oplosan capai 141 jiwa, Polri minta peredaran alkohol diperketat
Korban tewas miras oplosan capai 141 jiwa, Polri minta peredaran alkohol diperketat. Polri juga tengah gencar melakukan operasi cipta kondisi jelang bulan Ramadan. Salah satu sasarannya adalah memberantas peredaran miras oplosan.
Polri menegaskan serius menangani kasus minuman keras (miras) oplosan menewaskan puluhan orang. Apalagi jumlah korban terus meningkat dari hari ke hari.
"Jumlah korban (meninggal) 141 orang sampai dengan hari ini," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto saat menghadiri acara diskusi di bilangan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (24/4).
Setyo berharap kasus ini menjadi momentum agar pemerintah segera membuat regulasi untuk memperketat peredaran alkohol. Sehingga alkohol dan sejenisnya tidak mudah disalahgunakan.
"Ini momentum bagus untuk revisi regulasi biang alkohol, metanol yang selama ini tanpa pengawasan yang harus diawasi. (Targetnya) tidak ada lagi peredaran alkohol secara ilegal," kata dia.
Polri juga tengah gencar melakukan operasi cipta kondisi jelang bulan Ramadan. Salah satu sasarannya adalah memberantas peredaran miras oplosan.
"Tidak boleh lagi peredaran alkohol. Jangan sampai mencederai hari besar keagamaan nasional, khususnya bulan puasa ini ada gangguan-gangguan yang diakibatkan masalah alkohol. Termasuk juga premanisme," kata Setyo.
Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Aparat sampai Babinkamtibmas tak serius tangani miras oplosan akan ditindak tegas
Tiga warga Surabaya tewas usai dua hari minum miras oplosan
5 Warga Bekasi tewas diduga karena miras oplosan, peracik sudah ditahan
Tenteng senapan serbu, Polwan cantik kawal 15 pelaku pengoplos Miras
Sepanjang April, 39 ribu botol miras ilegal disita polisi
Harta fantastis dari hasil kejahatan, bos miras oplosan akan dimiskinkan
Ini 39.834 botol Miras oplosan hasil operasi Polda Metro selama 3 minggu