Korban tewas longsor dan banjir di Purworejo terus bertambah
Hingga pencarian di hari ini, 39 korban ditemukan.
Tim SAR gabungan dan para relawan kembali menemukan satu korban tertimbun longsor di Dusun Caok, Desa Karangrejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Setelah diidentifikasi, korban tersebut bernama Sarifah, warga Desa Tlogorejo Kecamatan Kaligesing.
"Jumlah korban tewas akibat longsor 35 jiwa dan banjir 4 jiwa, sehingga total 39 meninggal," tegas Kepala Basarnas Kota Semarang Agus Haryono kepada merdeka.com Rabu (22/6).
Agus menyatakan korban longsor terbanyak di Dusun Caok Karangrejo sebanyak 19 orang dengan rincian 15 meninggal, tiga belum ditemukan dan satu luka.
"Sementara di Desa Donorati Purworejo tercatat 17 jiwa, yakni 10 ditemukan tewas, lima belum ditemukan dan dua luka-luka. Korban di Desa Jelok Kaligesing total 10, dengan rincian empat tewas dan enam luka-luka," terangnya.
Untuk korban tewas akibat banjir terdiri atas Elisa Leonardus dan Nur Hayati yang tenggelam di Mranti Purworejo, Rukiyah lokasi kejadian di Tangkisan, Kecamatan Bayan serta Susianto di Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
Sampai saat ini upaya pencarian terhadap korban banjir dan longsor di Purworejo tetap akan dilakukan hingga beberapa hari ke depan.
Pencarian, selain menurunkan enam alat berat, tim juga menurunkan petugas Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jateng untuk melakukan proses identifikasi begitu jenazah korban longsor ditemukan.(mdk/cob)