LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Korban Pencabulan SM di Depok Kerap Diajak Makan dan Menonton di Bioskop

Para korban yang belum melapor itu memiliki sejumlah alasan. Antara lain korban mengaku malu hingga mengalami trauma.

2020-06-17 00:46:00
pencabulan
Advertisement

Para korban pencabulan yang dilakukan SM (42), kini mengalami trauma. Para korban mendapatkan perlakukan tak senonoh ketika berada di dalam rumah ibadah di kawasan Pancoran Mas Depok.

Diduga ada belasan anak laki-laki yang sudah menjadi korban. Namun yang baru melapor ke polisi baru dua saja.

"Diduga ada belasan korban. Namun yang masuk laporan baru dua orang,” kata kuasa hukum korban, Azaz Tigor Nainggolan, Selasa (16/6).

Advertisement

Para korban yang belum melapor itu kata dia memiliki sejumlah alasan. Antara lain korban mengaku malu hingga mengalami trauma.

"Korban trauma berat. Itu kan butuh proses, karena kondisi psikologi orang berbeda beda. Jadi harus hati hati," tukasnya.

Trauma yang dialami korban karena pelaku berkali-kali melakukan tindakan bejat itu. Agar korbannya mau, pelaku merayu korban dengan caranya. Karena pelaku adalah seorang pembimbing dan pendamping anak anak di tempat ibadah.

Advertisement

"Berulang ulang, iya. Kebanyakan korban dibujuk rayu. Misalkan diajak makan, nonton film bioskop, dan diajak rapat ketika selesai terus korban menjadi sasaran sama pelaku," kata dia.

Tigor menyebutkan belasan korban pencabulan ini rata rata umurnya 11 sampai 15 tahun saat dicabuli pelaku. Selama belasan tahun menjadi pengurus tempat ibadah di Depok kata Tigor, sepak terjang pelaku dinilai hebat membujuk belasan anak menjadi korban pencabulan. Sehingga pihak pengurus tempat ibadah tidak menaruh curiga terhadap pelaku selama menjadi pengurus.

"Saya melihat kemungkinan pelaku ini selalu baik, itu tipu muslihat dia. Kamuflase dia hebat, mungkin ya. Memang orang tidak menaruh curiga tingkah laku dia (pelaku). Memang kelihatan baik sama anak anak dan akrab. Sehingga orang tidak curiga," tutupnya.

Baca juga:
Kuasa Hukum Korban Menduga Pelaku Pencabulan di Depok Lakukan Aksi Berantai
Pria 42 Tahun di Depok Ajak Bocah ke Ruangan di Rumah Ibadah buat Dicabuli
KPAI Desak Para Pelaku Pemerkosaan Remaja di Tangerang Disanksi Berat
Remaja di Tangerang Digilir Usai Dicekoki Obat, 3 Minggu Kemudian Meninggal
Bawa Kabur dan Setubuhi ABG, Pemuda di Bondowoso Ditangkap Polisi
Pulang ke Rumah Sambil Mabuk, Ayah di Rokan Hulu Perkosa Anak Kandung

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.