Korban pelecehan sopir taksi artis pendatang baru
"Dia pernah main beberapa film FTV di stasiun tv swasta, sinetron kalau nggak salah juga pernah," kata kakak JM, Arlan.
Wanita cantik berinisial JM (22) yang menjadi korban pelecehan seksual seorang sopir taksi berprofesi sebagai artis. Meski namanya belum banyak tersiar di media, JM pernah beberapa kali membintangi film sekali tayang FTV.
"Dia pernah main beberapa film FTV di stasiun televisi swasta, sinetron kalau nggak salah juga pernah," ungkap kakak JM, Arlan Fadilah, usai mengantarkan adiknya ke Polres Jakarta Timur, Senin (2/4).
JM saat ini masih diperiksa di unit Perlindungan Perempuan Anak di Polres Jakarta Timur. JM melaporkan seorang sopir taksi berinisial RL, diduga telah melakukan tindakan pelecehan seksual pada Minggu (1/4) malam kemarin.
"Jadi adik saya ini kemarin dikerjai oleh sopir taksi, dia semalam itu jadi korban pelecehan seksual oleh sopir tersebut di daerah Cipayung," ujarnya.
Arlan bersama JM mendatangi Polres Jakarta Timur pada pukul 14.00 WIB. Namun, Arlan merasa kecewa karena laporan adiknya tidak dapat dimasukkan ke dalam Pasal 289 KUHP s.d 296 KUHP.
"Iya tadi kata Kepala PPA nya laporan ini masih sulit untuk diproses, karena tidak ada bukti kuat atau kekerasan fisik untuk di visum," keluhnya.
Sebelum ke Polres Jakarta Timur, Arlan mengaku telah mendatangi pool taksi yang terletak di daerah Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Kita udah datangi pool nya dan benar memang ada sopir bernama RL, tapi kita nggak sempat dipertemukan," tegasnya.
JM diduga menjadi korban pelecehan seksual di daerah Cipayung, Jakarta Timur. Saat itu, JM yang baru selesai beribadah naik taksi yang dikemudikan sopir RL.
Sesampainya di dalam taksi, JM mengaku dihipnotis, sampai tak sadarkan diri. Dia dibawa berputar-putar oleh sopir sampai akhirnya tiba di sebuah kos-kosan di kawasan Cipayung. JM baru dikembalikan ke rumah sekitar pukul 07.00 WIB.(mdk/lia)