Korban intimidasi di CFD mengaku kerap dihujat di media sosial
Korban intimidasi di CFD mengaku kerap dihujat di media sosial. Dia mengaku dicecar terkait tuduhan-tuduhan rekayasa peristiwa yang menimpanya.
Korban intimidasi relawan #2019GantiPresiden di hari bebas kendaraan bermotor (Car Free Day), Susi Ferawati mengaku banyak mendapatkan teror melalui media sosial. Dia mengaku dicecar terkait tuduhan-tuduhan rekayasa peristiwa yang menimpanya.
"Disangka rekayasa, dibilang itu bukan anak saya, karena ada perbedaan nama anak, kalau ada pertanyaan itu anaknya nama siapa benar enggak, saya jawab tanya aja ke yang pembuat video, saya kan bukan yang buat dan viralkan video gitu, mungkin salah dengar, tanya aja ke pembuat video saya kan enggak tahu," kata Susi di Mapolda Metro Jaya, Jumat (4/5).
Susi membantah tuduhan mengenal dengan pelaku intimidasi seperti yang dituduhkan di media sosial, lantaran mengenakan gelang serupa. Dia mengaku ketika itu hanya dengan rombongannya melintas di CFD. Termasuk ditemani rekannya bernama, Siti Taruma, yang menjadi saksi fakta dalam pelaporannya ke Polda Metro Jaya.
"Enggak kenal. Saya hanya pergi berlima sama mereka. Saya benar-benar hanya pergi berlima. Ke mana-mana saya berlima," ucapnya.
Dia juga bercerita, tidak ada itikad baik dan permintaan maaf oleh pihak yang membela relawan ganti presiden. Malah, dia diteror terkait tuduhan gelang tersebut.
"Waktu kejadian gelang pertama kali baru bangun tidur aja saya sudah diteror masalah gelang. Saya sih jelaskan positif saja bahwa itu kan gelang hadiah dari Madinah. Saya dapatkan tahun 2017. Buat zikir buat ingat Mekkah Madinah. Apa salahnya saya pakai," Suci menceritakan.
Sebelumnya, Susi melaporkan peristiwa intimidasi ini ke Polda Metro Jaya. Dalam sebuah video yang viral, Susi yang bersama anaknya, didatangi sejumlah orang lalu dituturkan sejumlah perkataan yang mengintimidasi. Susi mendapatkan intimidasi tersebut karena memakai kaos #DiaSibukKerja, melintas di depan sejumlah orang memakai kaos #2019Ganti Presiden, pada Minggu (29/4) lalu.
Setelah peristiwa itu, Susi malah dituduh melakukan rekayasa dalam peristiwa tersebut. Netizen bernama Mustofa Nahrawardaya menjabarkan bahwa gelang yang dipakai Susi serupa dengan kelompok yang mengintimidasi. Karena alasan itu dia menduga bahwa gelang tersebut adalah sebuah kode tertentu yang merupakan bagian dari skenario.
Baca juga:
Surya Paloh sebut polisi bisa larang deklarasi #2019GantiPresiden di CFD
Diperiksa polisi, pelapor serahkan potongan gambar rekaman video intimidasi di CFD
Masih diselidiki, polisi belum tetapkan tersangka intimidasi ibu anak di CFD
Bawaslu belum bisa tindak kasus intimidasi di CFD: Bisa gunakan KUHP
PAN sebut korban intimidasi di CFD sengaja pancing reaksi kelompok lawan
Pendukung Jokowi dituding pelaku intimidasi di CFD, PDIP ungkit kasus Obor Rakyat
Deklarasi #2019GantiPresiden di CFD bisa bikin Anies-Sandi dilema dan terbebani