Korban hilang Kapal Bahuga Jaya capai 43 orang
Rencananya, pagi ini tim SAR akan melanjutkan penyelaman untuk mencari korban.
Hampir sepekan pascakecelakaan kapal motor penumpang Bahuga Jaya di perairan Selat Sunda, tim search and rescue (SAR) terus melakukan pencarian korban. Berdasarkan pengaduan 26 warga, jumlah penumpang hilang mencapai 43.
"Laporan itu berdasarkan pengaduan yang masuk ke Posko Tim SAR Bakauheni," kata Koordinator Tim SAR di Pelabuhan Bakauheni Lampung, Saidar R Jaya kepada Antara, Senin (1/10).
Rencananya, pagi ini tim SAR akan melanjutkan penyelaman untuk mencari korban yang diperkirakan masih terjebak di bangkai Kapal Bahuga Jaya.
Diakui Saidar, jumlah korban yang hilang berbeda dengan data yang dimiliki PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan (ASDP). Untuk itu, tim SAR segera mencocokkan kedua data tersebut.
"Berkaitan perbedaan laporan pengaduan itu, kedua data itu akan dicocokkan, dan pencarian korban segera dilanjutkan pada pagi ini," lanjut Saidar.
Sebelumnya, KMP Bahuga Jaya tenggelam setelah bertabrakan dengan Kapal MT Norgas Chatinka di perairan Selat Sunda (26/9). Akibat kejadian tersebut, sebanyak tujuh orang dinyatakan tewas. Selain membawa ratusan penumpang, kapal tujuan Merak-Bakauheni itu juga membawa puluhan kendaraan bermotor.
Ketujuh korban tewas tersebut di antaranya, Sri Nuraeni (35) dan Nazwa (9) warga Pamulang Tangsel, Maryono (35) warga Lampung Barat, Imas (45) warga Lampung Barat, Ruslani (69) warga Mesuji Makmur, Darnia (65) warga Mesuji Makmur dan Salam Priyono, yang bertugas Mualim I KMP Bahuga Jaya. Hingga kini belum diketahui penyebab kecelakaan kapal tersebut.(mdk/did)