Korban helikopter Basarnas, Catur langsung dimakamkan di Sidoharjo
Korban helikopter Basarnas, Catur langsung dimakamkan di Sidoarjo. Catur meninggalkan seorang istri yang bekerja sebagai guru SD bernama Rizky dan 2 orang anak bernama Deva Alfahry dan Anundya Aceline.
Jenazah Catur Bambang Sulistyo (30), korban Helikopter HR 3602 Basarnas yang menabrak tebing Gunung Butak, Candiroto, Temanggung, tiba di rumah duka pukul 14.30 WIB. Sejumlah petugas Basarnas menurunkan jenazah dari mobil ambulans yang membawanya dari Semarang.
Sebelum tiba di rumah duka Desa Kayuloko, RT 01/RW 03 Sidoharjo, jenazah terlebih dahulu dibawa ke rumah mertuanya di Girimarto, Wonogiri. Selain keluarga dan kerabat, ratusan pelayat orang termasuk anggota Basarnas ikut mengantarkan Catur ke tempat peristirahatan terakhir.
"Kami sangat kehilangan mas Catur, beliau dikenal loyal dengan instansi dan maksimal dalam pengabdian ke masyarakat," ungkap Yohan Tri Nugroho, Pejabat Humas Basarnas Pos Surakarta, di rumah duka.
Catur meninggalkan seorang istri yang bekerja sebagai guru SD bernama Rizky dan 2 orang anak bernama Deva Alfahry dan Anundya Aceline.
Baca juga:
Kotak hitam helikopter Basarnas jatuh di Temanggung ditemukan
Basarnas dan KNKT lakukan investigasi jatuhnya helikopter
Lantunan doa menggema dari rumah Peltu Budi korban heli jatuh
8 Korban heli Basarnas diusulkan naik pangkat & diberi penghargaan
Sebelum heli jatuh, Catur kirim foto salaman dengan Kapolda Jateng
Jenazah Peltu Budi korban heli jatuh dimakamkan di samping ibunya